- Apple akan meluncurkan MacBook Neo di Indonesia dengan harga terjangkau mulai dari sepuluh juta rupiah bagi pengguna kasual.
- Lenovo Indonesia tidak merasa terancam karena perbedaan ekosistem sistem operasi serta fitur perangkat yang ditawarkan kepada konsumen.
- Lenovo tetap optimistis mencapai target penjualan dengan fokus pada keunggulan fitur layar sentuh dan pena bagi kebutuhan pengguna.
Suara.com - Kehadiran laptop terbaru MacBook Neo dari Apple mulai mencuri perhatian pasar teknologi Indonesia. Setelah resmi diperkenalkan secara global, perangkat ini dikabarkan siap masuk ke Indonesia dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibanding lini MacBook sebelumnya.
Namun, langkah Apple tersebut tidak serta-merta dianggap sebagai ancaman oleh kompetitor. Lenovo Indonesia justru melihatnya sebagai produk dengan segmen dan ekosistem yang berbeda.
Consumer Product Manager Lenovo Indonesia, William Hartoyo, menilai bahwa MacBook Neo memiliki basis pengguna tersendiri karena perbedaan sistem operasi dan pengalaman penggunaan.
“Ekosistemnya beda sih ya, karena itu Mac berbasis Apple OS, kalau ini kan berbasis Android,” ujarnya usai peluncuran Lenovo Yoga Tab di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Ia menegaskan bahwa perbedaan tersebut membuat kedua produk tidak saling bertabrakan secara langsung di pasar.
“Harusnya user-nya punya sendiri-sendiri,” imbuhnya.
Lenovo pun tetap optimistis mampu mencapai target penjualan meski MacBook Neo masuk ke Indonesia.
“Kita optimislah, di segmen ini kita bisa bersaing sesuai dengan number yang memang kita harapkan,” kata William.
Menurutnya, setiap perangkat memiliki karakteristik yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Ia mencontohkan bahwa perangkat Lenovo menawarkan fitur seperti layar sentuh dan stylus, yang tidak dimiliki MacBook Neo.
Baca Juga: Lenovo Yoga Tab, Tablet AI Tipis dengan Snapdragon 8 Gen 3, Harga Rp10 Jutaan
“Balik lagi ke sisi user-nya sih. Mereka nggak touch screen, kita touch screen, ada pena. Jadi memang user skenarionya agak beda,” jelasnya.
Dampak Kenaikan Harga Komponen Terhadap Tren Pasar Tablet
Di sisi lain, Lenovo juga menyoroti adanya perubahan tren pasar akibat kenaikan harga komponen teknologi. William mengakui bahwa pergeseran harga memang terjadi, tetapi keputusan tetap berada di tangan konsumen.
“Terkait kenaikan harga, pergeseran itu pasti ada. Balik lagi ke user, apakah mereka tetap membutuhkan harga tablet 6 juta atau 10 juta, tergantung skenario yang mereka perlukan,” tuturnya.
Ia menambahkan, kebutuhan pengguna sangat beragam, mulai dari pelajar hingga konten kreator, sehingga produsen harus menyediakan berbagai pilihan perangkat.
Sementara itu, MacBook Neo sendiri diposisikan sebagai laptop “murah” Apple yang menyasar pengguna kasual seperti pelajar. Perangkat ini hadir dengan desain aluminium ringan seberat sekitar 2,7 pon dan layar Liquid Retina 13 inci.
Dari sisi performa, MacBook Neo ditenagai chip A18 Pro yang juga digunakan pada iPhone, dengan kemampuan pemrosesan AI diklaim hingga tiga kali lebih cepat. Laptop ini tersedia dalam pilihan RAM 8GB serta penyimpanan 256GB dan 512GB.
Apple juga membekali perangkat ini dengan daya tahan baterai hingga 16 jam, serta pilihan warna yang lebih segar seperti perak, merah muda, nila, dan oranye.
Menariknya, harga MacBook Neo dibanderol mulai dari sekitar 599 dolar AS atau setara Rp10 jutaan, jauh lebih murah dibandingkan MacBook Air yang biasanya dijual di atas Rp18 juta.
Berita Terkait
-
Bocoran Harga Tablet Gaming Redmi 2026: Usung Chip Flagship Dimensity dan Layar 165 Hz
-
5 Tablet Murah Terbaik 2026, Lancar buat Tugas Word, Excel, dan Powerpoint
-
Performa Oppo Pad Mini Terungkap di Geekbench: Usung RAM 12 GB, Spek Lampaui iPad
-
Daftar Harga HP dan Tablet Huawei April 2026 untuk Pilihan Gadget Flagship
-
4 Pilihan Tablet Terbaru Siap Rilis April 2026, dari Flagship hingga Gaming
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan