Tekno / Internet
Kamis, 28 Mei 2026 | 08:37 WIB
Ilustrasi gadget. [Unsplash]
Baca 10 detik
  • Studi Kaspersky menunjukkan hanya 38 persen keluarga di Indonesia yang telah memasang perlindungan keamanan siber menyeluruh pada perangkat digital.
  • Sebagian besar masyarakat Indonesia telah mulai menerapkan langkah proteksi seperti penggunaan password manager, autentikasi multifaktor, dan pengaturan privasi akun.
  • Kaspersky menekankan pentingnya peran manajer digital keluarga untuk mengedukasi dan melindungi seluruh anggota dari ancaman kejahatan siber yang meningkat.

Ia menegaskan bahwa seluruh anggota keluarga kini membutuhkan perlindungan digital yang menyeluruh, mulai dari smartphone hingga komputer pribadi.

Ilustrasi Gadget (Freepik)

“Tidak setiap generasi dapat beradaptasi atas perubahan ini dengan mudah. Itulah mengapa perlindungan komprehensif untuk semua anggota keluarga sangat penting, setiap keluarga membutuhkan pendekatan keamanan multi-perangkat yang terintegrasi untuk memastikan lingkungan online bersama yang aman,” jelasnya.

Kaspersky menilai, edukasi keamanan digital dalam keluarga kini menjadi kebutuhan mendesak, terutama di tengah meningkatnya ancaman phishing, pencurian data pribadi, hingga malware yang menyasar perangkat mobile maupun PC.

Load More