- Gojek meluncurkan program Jalan Jajan untuk mempermudah akses rekomendasi wisata dan kuliner autentik selama musim libur sekolah 2026.
- Layanan ini tersedia di lima kota besar, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Bali melalui aplikasi Gojek.
- Program ini mengintegrasikan layanan transportasi dan pesan-antar makanan guna mendorong pertumbuhan ekonomi bagi pelaku usaha lokal setempat.
Suara.com - Di tengah tren liburan singkat yang mengutamakan kenyamanan, banyak wisatawan masih kesulitan menemukan rekomendasi tempat wisata dan kuliner yang autentik dalam satu platform yang mudah diakses.
Gojek menghadirkan program sekaligus kurasi digital bertajuk "Jalan Jajan" di aplikasinya.
Inisiatif ini menawarkan rekomendasi destinasi wisata dan kuliner pilihan yang terintegrasi dengan layanan transportasi serta pemesanan makanan, sehingga pengguna dapat merencanakan liburan dengan lebih praktis selama musim libur sekolah 2026.
Program Jalan Jajan hadir di lima kota besar, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Bali.
Melalui fitur ini, pengguna dapat langsung terhubung ke layanan GoRide dan GoCar untuk menuju lokasi wisata yang direkomendasikan, atau memesan makanan dari mitra kuliner pilihan melalui GoFood.
Gojek menilai tren wisata domestik saat ini semakin mengarah pada perjalanan singkat dengan jarak yang lebih dekat.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan wisatawan nusantara kini lebih banyak memilih perjalanan berdurasi pendek dengan rata-rata menginap sekitar tiga malam.
Kondisi tersebut didukung oleh infrastruktur transportasi yang semakin terintegrasi, sehingga masyarakat dapat menjelajahi berbagai destinasi menarik di dalam maupun sekitar kota tempat tinggal mereka.
Founder SANA Kenal Kota, Abimantra Pradhana, melihat adanya perubahan cara masyarakat menikmati liburan dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
"Memburu hidden gem menjadi suatu atraksi tersendiri. Sehingga, mencari liburan yang berkesan tidak lagi identik dengan perjalanan jauh, tetapi juga bisa dengan menemukan tempat dengan cerita, karakter, dan nilai budaya serta sejarah yang unik," ujarnya di Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Gojek Integrasikan Wisata dan Kuliner dalam Satu Platform
Menurut Head of Marketing Gojek, Marsela Renata, perusahaan melihat adanya peningkatan mobilitas masyarakat selama periode libur sekolah, baik untuk aktivitas wisata maupun berburu kuliner.
"Di Gojek, kami mengamati adanya tren menarik terkait mobilitas masyarakat di momen libur sekolah, baik untuk berwisata maupun melakukan petualangan kuliner," kata Marsela.
Melalui Jalan Jajan, dia menambahkan, masyarakat dapat menjelajahi ruang-ruang komunal, destinasi lokal yang menjadi tren, hingga menikmati kuliner autentik dan viral di setiap kota.
Menurutnya, program ini tidak hanya ditujukan untuk memudahkan pengguna, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi daerah.
Tag
Berita Terkait
-
Harga Murah, Vivo TWS 5e Hadir dengan Baterai Tahan 55 Jam dan Fitur ANC
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian
-
Deretan Fitur Ugreen EchoBuds Magic, Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya
-
Xiaomi 17T Series Punya Leica 5x Telephoto, Andalan Bikin Konten Konser hingga Traveling Estetik
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bukan Sekadar Jumpscare, Aghniny Haque Ungkap Horor Berbeda di "Bisikan Desa Gringsing"
-
Tak Berkutik! WN Nigeria Pembunuh Yonkeu Ferdinand di Pasar Baru Ditangkap 15 Menit Setelah Kejadian
-
Siasat Licik dari Karawang: Ribuan Liter Miras Cukai Fotokopi Tercegat di Bakauheni
-
Kang Edai, Penjaga Adaptasi Perubahan Iklim dari Desa Kemiren
-
PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok
-
Makna yang Tertinggal di Atas Kanvas
-
Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital
-
Antisipasi Kerusakan Komponen Mobil Saat Terjebak Kemacetan Panjang
-
Kebakaran Bromo Meluas, 520 Hektare Taman Nasional Hangus