Tekno / Tekno
Kamis, 23 Juli 2026 | 11:56 WIB
Jajaran AC Midea. [Midea]
Baca 10 detik
  • PT Midea Electronics Indonesia memulai MCFIT Season 2 di Bekasi untuk meningkatkan standar kompetensi teknisi AC lokal.
  • Kompetisi ini mencakup babak kualifikasi di tujuh kota Indonesia, final nasional di Jakarta, hingga tingkat ASEAN di China.
  • Ajang ini bertujuan menguji kecepatan, akurasi, dan keselamatan instalasi unit inverter untuk bersaing di tingkat regional.

Suara.com - Di tengah meningkatnya adopsi AC inverter hemat energi dan perangkat rumah pintar (smart home), kemampuan teknisi dalam melakukan instalasi yang presisi, aman, dan sesuai standar menjadi faktor penting untuk memastikan efisiensi energi, umur perangkat, serta pengalaman pengguna. 

Menjawab tantangan tersebut, PT Midea Electronics Indonesia resmi memulai Midea Club Flash Installation Tournament (MCFIT) Season 2 di Bekasi, belum lama ini. 

Kompetisi yang diklaim sebagai ajang installer AC terbesar di ASEAN itu menjadi langkah Midea untuk meningkatkan standar kompetensi teknisi sekaligus mempersiapkan talenta Indonesia bersaing di tingkat regional.

Bekasi menjadi kota pertama dari tujuh kota penyelenggaraan babak kualifikasi nasional sebelum para pemenang bertanding pada Final Nasional di Jakarta dan Grand Final ASEAN di China. 

Kompetisi ini berlangsung serentak di lima negara, yakni Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Filipina.

Head of Sales RAC PT Midea Electronics Indonesia, Ighvar Rabbighfirly, mengatakan MCFIT dirancang bukan sekadar menguji kecepatan pemasangan AC, melainkan membangun budaya kerja teknis yang lebih profesional dan mengikuti standar industri modern.

"Melalui kompetisi ini, kami ingin memberikan wadah bagi para installer AC terbaik Midea untuk terus mengasah kompetensi sekaligus mendorong penerapan standar instalasi yang aman, berkualitas, dan profesional," ujar Ighvar dalam keterangan resminya, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, transformasi industri pendingin ruangan membutuhkan teknisi yang mampu mengikuti perkembangan teknologi perangkat yang semakin kompleks, mulai dari sistem inverter hingga kebutuhan efisiensi energi.

"Kami berharap MCFIT dapat menjadi ajang yang tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis peserta, tetapi juga memberikan apresiasi yang layak bagi profesi installer," tambahnya.

Baca Juga: Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengusung tema "Deserve to Be Seen", kompetisi tahun ini menempatkan installer sebagai bagian penting dari transformasi teknologi pendingin ruangan. 

Tema tersebut menegaskan bahwa keterampilan teknisi memiliki peran besar dalam memastikan performa perangkat berjalan optimal setelah dipasang.

Berbeda dibanding musim sebelumnya, MCFIT Season 2 menghadirkan tantangan yang lebih komprehensif. 

Selain instalasi unit indoor, peserta juga diwajibkan memasang unit outdoor sebagai bagian dari penilaian. 

Seluruh peserta menggunakan Midea Celest Inverter, sehingga kemampuan yang diuji tidak hanya mencakup kecepatan kerja, tetapi juga akurasi instalasi, kualitas pengerjaan, serta penerapan standar keselamatan kerja.

Filosofi "Master Speed, More Profit" yang diusung kompetisi mencerminkan perubahan kebutuhan industri HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning), di mana produktivitas teknisi kini harus berjalan seiring dengan kualitas instalasi dan efisiensi operasional.

Load More