Tekno / Gadget
Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:17 WIB
Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra hadir di Indonesia, Jakarta, Kamis (23/7/2026). [Suara.com/Dythia]
Baca 10 detik
  • Samsung meluncurkan Galaxy Z Fold8 Ultra berdesain ultra-tipis berbahan Flex Titanium di Jakarta pada Kamis, 23 Juli 2026.
  • Perangkat ini ditenagai Snapdragon 8 Elite Gen 5, baterai 5.000mAh, serta kamera utama 200MP untuk mendukung produktivitas dan fotografi.
  • Ponsel lipat ini juga dilengkapi fitur Galaxy AI mutakhir seperti My FanCam, Notebook Gemini, dan Now Nudge.

Suara.com - Selama bertahun-tahun, adopsi smartphone lipat (foldable) sering kali terbentur pada satu dilema besar: dimensi perangkat yang intimidatif.

Banyak pengguna mengeluhkan ketebalan ponsel lipat yang terasa seperti membawa dua unit smartphone yang ditumpuk, sehingga kurang nyaman saat disimpan di saku atau digenggam dalam durasi lama.

Namun, mengejar desain tipis biasanya berarti mengorbankan kapasitas baterai, kualitas kamera, hingga performa prosesor.

Paradigma bahwa "HP Lipat tidak bisa se-Ultra HP konvensional" menjadi penghalang besar bagi kaum profesional untuk beralih sepenuhnya ke teknologi layar lipat.

Menjawab tantangan teknik tersebut, Samsung memperkenalkan Galaxy Z Fold8 Ultra. Melalui desain ultra-tipis berbahan Flex Titanium, Samsung membuktikan bahwa efisiensi dimensi tidak harus mengorbankan kekuatan hardware.

Berikut adalah tiga pilar inovasi teknologi yang menjadi fokus utama Galaxy Z Fold8 Ultra dalam mengubah cara manusia berinteraksi dengan perangkat digital:

Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra hadir di Indonesia, Jakarta, Kamis (23/7/2026). [Suara.com/Dythia]

1. Ultra Performa: Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Ekosistem Daya Cerdas

Inti dari kekuatan Galaxy Z Fold8 Ultra terletak pada chipset Snapdragon® 8 Elite Gen 5 for Galaxy.

Inovasi ini bukan sekadar peningkatan kecepatan mentah, melainkan evolusi pada unit pemrosesan saraf (NPU) yang melonjak hingga 21 persen.

Baca Juga: Samsung Galaxy Watch Ultra2 vs Galaxy Watch9: Mana Smartwatch AI yang Paling Layak Anda Miliki?

Peningkatan ini krusial untuk menangani beban kerja AI yang berat tanpa membuat perangkat panas atau boros daya.

Samsung juga menyematkan baterai 5.000mAh yang didukung teknologi Battery Power Sharing.

Fitur ini memungkinkan pengguna menjadikan Galaxy Z Fold8 Ultra sebagai pusat pengisian daya nirkabel bagi perangkat lain, seperti Galaxy Buds, di tengah situasi mendesak seperti rapat penting.

MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, menjelaskan bahwa kekuatan ini adalah bagian dari strategi "Ultra" yang menyeluruh.

"Nama 'Ultra' mencerminkan bagaimana performa Snapdragon® 8 Elite Gen 5 dan sistem daya bekerja bersama untuk membantu pengguna melakukan lebih banyak hal dalam satu perangkat foldable, tanpa lagi merasa seperti membawa dua smartphone sekaligus," ujar Ilham Indrawan di Jakarta, Kamis (23/7/2026).

2. Revolusi Sinematografi: Sensor 200MP dan Fitur Cinematic LUT

Load More