- Beberapa smartwatch kini dilengkapi fitur pengukuran tekanan darah.
- Huawei, ASUS, dan Samsung menawarkan fitur kesehatan yang berbeda.
- Simak harga, fitur, dan spesifikasi masing-masing smartwatch sebelum memilih.
Suara.com - Smartwatch yang bisa mengukur tekanan darah menjadi salah satu fitur yang kini banyak dicari.
Selain memantau tekanan darah, beberapa smartwatch juga dilengkapi pemantauan detak jantung, kadar oksigen dalam darah (SpO2), kualitas tidur, hingga tingkat stres.
Perlu diingat, fitur pengukuran tekanan darah pada smartwatch umumnya digunakan untuk pemantauan kesehatan sehari-hari. Hasilnya bersifat referensi dan bukan pengganti pemeriksaan menggunakan alat medis.
Jika sedang mencari rekomendasi smartwatch yang bisa mengukur tekanan darah, berikut 3 pilihan yang menarik dipertimbangkan, lengkap dengan fitur dan spesifikasinya berdasarkan informasi resmi dari masing-masing brand.
1. Huawei Watch D2
Harga sekitar Rp5.999.000 di website resmi Huawei.
Huawei Watch D2 menjadi salah satu smartwatch yang menawarkan fitur pengukuran tekanan darah paling lengkap. Jam tangan pintar ini mendukung Ambulatory Blood Pressure Monitoring (ABPM) yang dapat memantau tekanan darah secara berkala selama periode 24 jam.
Melalui fitur Health Glance Report, pengguna juga dapat melihat ringkasan kesehatan yang mencakup sembilan indikator utama. Selain tekanan darah, smartwatch ini mampu memantau SpO2, denyut jantung, tingkat stres, suhu kulit, jumlah langkah, aktivitas olahraga, durasi tidur, hingga resting heart rate.
Huawei juga memberikan pedoman khusus saat melakukan pengukuran tekanan darah tunggal agar hasil lebih optimal. Posisi pergelangan tangan dan telapak tangan perlu dijaga tetap lurus, tubuh dalam kondisi rileks, perangkat sejajar dengan jantung, siku mendapat penopang, kaki menapak rata di lantai tanpa menyilang, serta tidak berbicara maupun menekan airbag selama proses pengukuran.
Baca Juga: 5 Smartwatch Terbaik di Bawah Rp2 Juta Mirip Apple Watch: Desain Premium, Fitur Canggih
Untuk fitur Ambulatory Blood Pressure Monitoring (ABPM), Huawei juga menyarankan posisi tubuh tetap rileks, pergelangan tangan lurus, perangkat sejajar dengan jantung, siku ditopang, serta tidak menekan airbag selama pemantauan berlangsung.
Diketahui, fitur ABPM mengukur tekanan darah pada interval tertentu selama 24 jam, kemudian menghitung rata-rata tekanan darah pada siang dan malam hari sekaligus menganalisis ritme tekanan darah. Data tersebut digunakan untuk membantu penilaian risiko hipertensi dan penyakit kardiovaskular.
ABPM direkomendasikan bagi pengguna dengan rata-rata tekanan sistolik 120 mmHg atau lebih maupun tekanan diastolik 80 mmHg atau lebih, atau bagi yang mendapat rekomendasi dokter. Selama periode pemantauan, pengukuran dilakukan secara berkala sehingga disarankan memilih hari dengan aktivitas yang tidak terlalu padat agar hasil lebih optimal.
Selain fitur kesehatan, Huawei Watch D2 mengusung desain ringan dan tipis sehingga nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
2. ASUS VivoWatch 5 (HC-B05)
Harga sekitar Rp3.759.030 di website resmi ASUS.
Berita Terkait
-
5 Smartwatch Terbaik di Bawah Rp2 Juta Mirip Apple Watch: Desain Premium, Fitur Canggih
-
5 Rekomendasi Jam Tangan Pintar dengan Fitur Kesehatan Lengkap 2026, Akurat Pantau Heart Rate
-
Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
AIESEC in UI Hadirkan Global Village Summer 2026, Kenalkan Keberagaman dan Peduli Lingkungan
-
5 Rekomendasi Bedak untuk Wanita Usia 40 Tahun ke Atas yang Tidak Memperjelas Kerutan sesuai Review
-
Salah Alamat, Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Pindah Praperadilan ke PN Jakpus, Digelar 12 Agustus
-
Apa Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah? Ini 3 Pilihan Mulai Rp2 Jutaan
-
45 Persen Konsumsi Nasional Dikuasai 20 Persen Orang Kaya, Sisanya Tetap Hidup Miskin
-
Jangan Cuma Mengeluh, GSI Dorong Generasi Muda Jadi Solusi bagi Daerah
-
Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya
-
Penembakan Brutal Sekolah Nonthaburi Thailand, 7 Orang Tewas
-
Nama Norman Joesoef Menguat Jadi Wamenhan, Komisi I DPR: Tunggu Pengumuman Presiden
-
Desa Les: Fondasi Kolaboratif bagi Ketahanan Desa Berkelanjutan