Tekno / Internet
Minggu, 23 Agustus 2026 | 08:27 WIB
Ilustrasi SafeSearch Google. (Pexels/Brett Jordan)
Baca 10 detik
  • Google SafeSearch membantu menyaring konten vulgar atau tidak pantas; mode Buramkan (Blur) membuat gambar tertentu tampil buram.
  • Pengguna dapat memilih mode Filter, Buramkan, atau Nonaktif sesuai kebutuhan, baik melalui HP maupun laptop.
  • SafeSearch bisa dinonaktifkan selama tidak dikunci oleh akun, perangkat, atau jaringan. Artikel ini membahas langkah menonaktifkannya serta penyebab pengaturan terkunci.
Ilustrasi Menonaktifkan SafeSearch Google di laptop (magnific)

4. Cara Mengubah SafeSearch dari Halaman Hasil Google

Pengguna juga dapat mengelola SafeSearch langsung dari halaman hasil pencarian Google.

  • Lakukan pencarian di Google.
  • Klik foto profil atau inisial akun di kanan atas.
  • Pilih pengaturan SafeSearch.
  • Ubah pilihan menjadi Nonaktif.

Cara ini dapat digunakan untuk memeriksa status SafeSearch tanpa harus mencari menu pengaturan secara manual.

5. Jika SafeSearch Tidak Bisa Dinonaktifkan

Jika pilihan Nonaktif tidak dapat dipilih atau terdapat ikon gembok, kemungkinan SafeSearch sedang dikunci oleh pihak lain.

Google menyebut beberapa kemungkinan penyebabnya, seperti pengelolaan oleh orang tua melalui Family Link, administrator sekolah atau organisasi, maupun jaringan Wi-Fi tertentu.

Selain itu, pengaturan browser atau ekstensi tertentu juga dapat membuat SafeSearch terkunci. Jika demikian, periksa siapa yang mengelola pengaturan tersebut sebelum mencoba mengubahnya.

Perlu diketahui, SafeSearch hanya berlaku untuk Google Penelusuran dan tidak mengatur konten yang muncul di mesin pencari atau situs lain.

Menonaktifkannya juga berarti hasil pencarian Google mungkin menampilkan konten vulgar jika relevan dengan kata kunci yang digunakan.

Baca Juga: Pencarian Wastra Nusantara Naik 540 Persen, AI Ubah Cara Gen Z Kenal Tradisi

Load More