- Bangun ruang matematika terbagi menjadi kelompok sisi lengkung dan sisi datar berdasarkan karakteristik permukaan setiap bentuk.
- Kelompok bangun sisi lengkung mencakup tabung, kerucut, serta bola yang memiliki bidang permukaan melengkung tanpa rusuk sudut.
- Kelompok bangun sisi datar meliputi kubus, balok, prisma, dan limas dengan ciri sisi berbentuk bidang datar.
Suara.com - Bangun ruang merupakan bentuk tiga dimensi yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi sehingga dapat diamati dari berbagai sisi.
Dalam matematika, bangun ruang dikelompokkan berdasarkan karakteristik permukaannya menjadi bangun ruang sisi datar dan bangun ruang sisi lengkung.
Perbedaan bentuk permukaan tersebut membuat setiap bangun ruang memiliki ciri, jumlah sisi, rusuk, serta titik sudut yang berbeda.
Memahami jenis-jenis bangun ruang dapat membantu siswa mengenali bentuk benda di sekitar sekaligus mempelajari cara menghitung luas permukaan dan volumenya.
Bangun ruang sisi lengkung
1. Tabung
Tabung merupakan bangun ruang yang memiliki dua bidang berbentuk lingkaran sebagai alas dan tutup dengan ukuran yang sama.
Kedua lingkaran tersebut dihubungkan oleh sebuah selimut yang permukaannya melengkung. Jika dibuka menjadi jaring-jaring, tabung terdiri atas dua lingkaran dan satu persegi panjang.
Contoh benda berbentuk tabung dapat ditemukan pada kaleng, gelas, dan tempat penyimpanan berbentuk silinder.
2. Kerucut
Baca Juga: Mengenal Macam-Macam Bangun Ruang Sisi Lengkung: Konsep Penting dan Cara Menghitungnya
Kerucut mempunyai satu alas berbentuk lingkaran dan sebuah permukaan selimut yang mengerucut menuju satu titik puncak.
Bangun ini memiliki satu titik puncak serta satu rusuk melengkung yang menjadi batas antara alas dan selimut. Bentuk kerucut dapat dijumpai pada topi pesta, corong, dan kerucut lalu lintas.
3. Bola
Bola merupakan bangun ruang yang seluruh permukaannya berupa bidang lengkung dan tidak mempunyai rusuk maupun titik sudut.
Setiap titik pada permukaan bola memiliki jarak yang sama terhadap titik pusat. Jarak dari pusat menuju permukaan disebut jari-jari, sedangkan garis lurus yang melewati pusat dan menghubungkan dua titik pada permukaan disebut diameter.
Contoh bola antara lain bola sepak, bola basket, dan kelereng.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target