Bunyi Hukum Archimedes dan Contoh Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

Senin, 07 September 2026 | 15:05 WIB
Ilustrasi Kapal - Hukum Archimedes (Magnific)
  • Hukum Archimedes menyatakan benda dalam fluida menerima gaya ke atas sebesar berat fluida yang dipindahkan.
  • Posisi benda di dalam fluida ditentukan oleh perbandingan antara besar gaya ke atas dan berat benda.
  • Prinsip tersebut diterapkan pada berbagai benda seperti kapal laut, kapal selam, pelampung, hidrometer, dan balon udara.

Bentuk kapal yang berongga membuat volume air yang dipindahkan cukup besar sehingga menghasilkan gaya ke atas yang mampu menopang berat kapal.

2. Kapal Selam

Kapal selam menggunakan tangki ballast untuk mengatur jumlah air dan udara di dalamnya.

Saat tangki diisi air, massa jenis keseluruhan kapal meningkat sehingga kapal dapat menyelam.

Sebaliknya, ketika air dikeluarkan dan digantikan udara, kapal dapat kembali naik ke permukaan.

3. Pelampung

Pelampung yang digunakan saat berenang atau melakukan aktivitas di air membantu tubuh tetap berada di permukaan.

Pelampung memiliki volume yang membuat air yang dipindahkan menghasilkan gaya ke atas sehingga membantu mengurangi risiko tenggelam.

4. Hidrometer

Hidrometer merupakan alat untuk mengukur massa jenis suatu cairan.

Alat ini bekerja dengan cara mengapung pada kedalaman tertentu, sehingga posisi hidrometer dapat menunjukkan tingkat massa jenis cairan yang diukur.

5. Balon Udara

Penerapan prinsip Archimedes tidak hanya terjadi di dalam air. Balon udara dapat naik karena memperoleh gaya ke atas dari udara di sekitarnya.

Jika gaya ke atas lebih besar daripada berat balon beserta muatannya, balon akan bergerak naik.

Hukum Archimedes menjelaskan bahwa benda yang berada di dalam fluida akan mendapatkan gaya ke atas sebesar berat fluida yang dipindahkannya.

Prinsip ini membantu menjelaskan berbagai peristiwa, mulai dari kapal yang mengapung hingga balon udara yang dapat terbang.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com