AI Mulai Masuk Pabrik UKM, Data Jadi Senjata Baru Dongkrak Produktivitas

Jum'at, 25 September 2026 | 12:49 WIB
Ilustrasi AI. [Unsplash]
BACA 10 DETIK
  • Kementerian Koperasi menggelar seminar Korea-Indonesia Smart Factory di BINUS Bekasi untuk melatih 30 peserta pada September 2026.
  • Peserta UKM mempelajari pemanfaatan kecerdasan artifisial dan pengolahan data praktis menggunakan perangkat Orange 3 untuk efisiensi produksi.
  • Program ODA Smart Factory yang bekerja sama dengan Korea memberikan pelatihan serta bantuan peralatan bagi pelaku usaha.

Suara.com - Kecerdasan artifisial (AI) mulai didorong masuk ke lingkungan usaha kecil dan menengah (UKM), bukan hanya untuk kebutuhan administrasi atau pembuatan konten, tetapi juga untuk membaca data dan membantu meningkatkan proses produksi.

Pemanfaatan AI, data, dan Smart Factory menjadi salah satu fokus dalam program transformasi teknologi bagi koperasi dan UKM Indonesia melalui Korea-Indonesia Smart Factory Seminar yang digelar di BINUS @Bekasi, belum lama ini.

Teknologi tersebut diarahkan untuk membantu pelaku usaha memahami kondisi operasional berdasarkan data, mengidentifikasi ruang untuk efisiensi, hingga mendukung pengambilan keputusan dalam proses bisnis.

Program ini menjadi bagian dari Program ODA Smart Factory, yang sebelumnya menggelar pelatihan selama empat hari pada 14–17 September 2026.

Sebanyak 30 peserta dari 14 perusahaan dan koperasi mengikuti pelatihan mengenai Smart Factory, pemanfaatan data, dan teknologi digital.

Data Jadi Fondasi Smart Factory

Dalam penerapan Smart Factory, data menjadi salah satu komponen penting karena berbagai aktivitas operasional perlu diterjemahkan menjadi informasi yang dapat dianalisis.

Karena itu, rangkaian seminar juga menghadirkan sesi mengenai data dan kecerdasan artifisial untuk mendukung Smart Factory bersama perwakilan Indonesian Cloud.

Peserta diperkenalkan pada bagaimana data dan AI dapat dimanfaatkan untuk mendukung transformasi digital di lingkungan koperasi dan UKM.

Pendekatan tersebut membuat AI tidak sekadar menjadi teknologi yang berdiri sendiri. Data dari proses bisnis dapat menjadi bahan untuk melihat pola, mengevaluasi proses, dan mencari peluang peningkatan efisiensi.

AI Dipraktikkan untuk Olah Data

Penerapan teknologi juga diperkenalkan secara langsung melalui workshop “AI untuk Pengolahan Data: Smart Factory menggunakan Orange 3” yang menghadirkan narasumber dari BINUS University.

Dalam workshop ini, peserta diperkenalkan pada penggunaan AI dan pengolahan data dengan Orange 3, perangkat yang dapat membantu analisis sekaligus visualisasi data.

Dengan pendekatan tersebut, pelaku UKM tidak hanya mendapatkan gambaran mengenai konsep Smart Factory, tetapi juga diperkenalkan pada cara mengolah data secara lebih praktis.

Sementara itu, sesi bersama PT Internex Indonesia membahas transformasi digital dalam manufaktur, termasuk penggunaan teknologi untuk mendukung efisiensi dan produktivitas proses bisnis.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com