- Penyedia solusi TI asal Australia, CMTG, memperbarui sistem private cloud menggunakan server Lenovo ThinkSystem SR675 V3.
- Migrasi infrastruktur selesai dalam semalam pada Selasa, 29 September 2026, tanpa mengganggu layanan pelanggan.
- Hasil pembaruan membuat pembuatan laporan server SQL meningkat tiga kali lebih cepat.
Suara.com - CMTG, penyedia solusi infrastruktur TI asal Australia, memperbarui sistem private cloud-nya untuk meningkatkan performa layanan sekaligus menyiapkan infrastruktur menghadapi kebutuhan AI.
Perusahaan menggunakan server Lenovo ThinkSystem SR675 V3 dengan prosesor AMD EPYC 9475F. Setelah pembaruan, pelanggan melaporkan aplikasi berjalan lebih cepat, termasuk pembuatan laporan dari server SQL yang disebut tiga kali lebih cepat.
Berbasis di Perth dan berdiri sejak 1998, CMTG menyediakan layanan penyimpanan data, application hosting, private cloud, serta dukungan TI untuk bisnis kecil dan menengah.
Infrastruktur Lama Mulai Terbatas
Infrastruktur private cloud CMTG sebelumnya dibangun menggunakan server Lenovo dengan virtualisasi VMware dan Citrix. Sistem tersebut mulai mendekati akhir masa penggunaannya ketika perusahaan juga menghadapi persaingan dari Microsoft Azure Virtual Desktop.
CMTG kemudian memilih ThinkSystem SR675 V3 dengan AMD EPYC 9475F setelah melakukan evaluasi pasar. Server ini digunakan untuk menangani beban kerja dengan kebutuhan performa tinggi, termasuk aplikasi grafis.
Proses migrasi dilakukan dengan Lenovo XClarity Pro yang membantu menyederhanakan dan mengotomatiskan penerapan sistem. CMTG pun dapat menyelesaikan perpindahan dalam semalam tanpa mengganggu layanan pelanggan.
“Lenovo sangat membantu kami dalam proses panjang ini. Mereka adalah vendor paling responsif yang pernah bekerja sama dengan kami. Selain itu, perangkat manajemen XClarity sangat berguna, mudah diterapkan, dan efektif dalam memberikan wawasan penting mengenai infrastruktur kami,” ujar Client & Vendor Relationship Manager, CMTG, Stephen Doney, dam keterangan resminya, Selasa (29/9/2026).
VDI Stabil 60 FPS
Peningkatan performa juga terasa pada layanan Virtual Desktop Infrastructure (VDI), terutama bagi pelanggan yang menggunakan aplikasi computer-aided design (CAD).
Dalam benchmark menggunakan Citrix Windows 11 VDI, CMTG mencapai performa stabil 60 FPS, yang merupakan batas atas yang diizinkan platform Citrix.
Pelanggan juga melaporkan waktu eksekusi aplikasi yang lebih cepat. Pembuatan laporan dari server SQL disebut menjadi tiga kali lebih cepat.
“Dengan memodernkan infrastruktur, kami dapat menyediakan virtual desktop yang memberikan pengalaman unggul kepada para end-user dengan biaya lebih rendah, sehingga meningkatkan retensi dan pertumbuhan pelanggan,” ujar Technical Sales Manager, CMTG, Nick Hughes.
Dari Private Cloud ke AI
Modernisasi tersebut tidak hanya ditujukan untuk mempercepat layanan yang sudah berjalan. CMTG juga berencana memanfaatkan arsitektur baru untuk mendorong adopsi AI melalui lingkungan yang aman dan berbasis di Australia.