Tidur Pakai Smartwatch Apakah Aman? Kenali Risiko dan Hal yang Perlu Diperhatikan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 15:05 WIB
Ilustrasi Tidur Pakai Smartwatch. (Gemini AI)
BACA 10 DETIK
  • Smartwatch dapat memantau pola tidur, detak jantung, kadar oksigen darah, dan suhu tubuh saat pengguna tidur.
  • Penggunaan perangkat ini umumnya aman karena sinyal Bluetooth memiliki daya rendah dan paparan radiofrekuensi yang kecil.
  • Risiko pemakaian meliputi iritasi kulit, ketidaknyamanan tidur, dan tekanan tali yang terlalu ketat pada pergelangan tangan.

Suara.com - Smartwatch kini tidak hanya digunakan untuk melihat waktu atau menghitung langkah, tetapi juga memiliki fitur pemantauan kesehatan dan tidur.

Karena sejumlah fitur tersebut bekerja saat pengguna terlelap, banyak orang memilih tetap mengenakan smartwatch sepanjang malam.

Kebiasaan ini memungkinkan perangkat mencatat sejumlah informasi, seperti durasi dan tahapan tidur, detak jantung, hingga variabilitas detak jantung atau HRV.

Beberapa jam tangan pintar juga dapat memantau kadar oksigen darah, suhu kulit, dan metrik pemulihan sehingga memberikan gambaran mengenai kondisi tubuh.

Meski demikian, muncul pertanyaan mengenai keamanan memakai smartwatch ketika tidur. Kekhawatiran tersebut dapat berkaitan dengan paparan sinyal nirkabel, tekanan tali pada pergelangan tangan, iritasi kulit, hingga kemungkinan perangkat mengganggu kualitas tidur.

Tidur Pakai Smartwatch Apakah Aman?

Ilustrasi Tidur Pakai Smartwatch. (Gemini AI)

Menurut LiveMint, memakai smartwatch saat tidur dapat memberikan manfaat berupa pemantauan pola tidur, detak jantung saat istirahat, HRV, kadar oksigen darah, dan suhu kulit pada perangkat yang mendukung fitur tersebut.

Data tersebut dapat membantu pengguna melihat pola tidur dan pemulihan tubuh dari waktu ke waktu.

Laman OSCAL juga menyebut penggunaan smartwatch saat tidur umumnya aman bagi kebanyakan orang.

Sinyal Bluetooth pada perangkat memiliki daya rendah dan paparan radiofrekuensinya relatif kecil, sementara masalah yang lebih umum justru berkaitan dengan kondisi kulit, kenyamanan, dan gangguan tidur.

Meski begitu, terdapat beberapa risiko yang perlu diperhatikan:

1. Iritasi kulit

Tali smartwatch yang terlalu ketat, lembap, atau kotor dapat membuat keringat, minyak, dan kotoran terperangkap di bawahnya. Gesekan dan kelembapan yang berlangsung lama dapat menyebabkan kemerahan atau iritasi, terutama pada kulit sensitif.

2. Tidur menjadi kurang nyaman

Smartwatch yang berukuran besar atau terasa berat dapat mengganggu sebagian orang ketika tidur. Selain perangkatnya, layar yang menyala atau notifikasi bergetar juga berpotensi membuat tidur terganggu.

3. Tali terlalu ketat

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com