- Pengguna HP Xiaomi dapat menggunakan Mode Pro untuk mengatur pencahayaan malam secara manual agar gambar lebih tajam.
- Pengaturan manual mencakup ISO, shutter speed, white balance, dan fokus untuk menyesuaikan kondisi pencahayaan lingkungan sekitar.
- Penggunaan tripod serta pemilihan lensa utama yang stabil membantu mengurangi guncangan saat memotret pemandangan malam hari.
Suara.com - Memotret suasana malam menggunakan HP Xiaomi membutuhkan pengaturan kamera yang tepat agar foto tetap tajam, detail terlihat jelas, dan pencahayaan tidak berlebihan.
Mode Pro menjadi salah satu fitur yang dapat dimanfaatkan untuk mengatur pencahayaan secara manual, terutama ketika kamera otomatis belum menghasilkan gambar sesuai keinginan.
Melalui pengaturan ISO, shutter speed, white balance, dan fokus, pengguna dapat menyesuaikan karakter foto berdasarkan kondisi lingkungan, mulai dari jalanan kota hingga pemandangan malam.
Meski setiap model Xiaomi memiliki kemampuan kamera berbeda, memahami pengaturan dasar Mode Pro dapat membantu pengguna menghasilkan foto malam yang lebih optimal tanpa harus menggunakan kamera profesional.
1. Atur ISO agar Foto Tidak Terlalu Gelap atau Berisik
ISO mengatur sensitivitas kamera terhadap cahaya, sehingga menjadi salah satu aspek penting ketika memotret pada malam hari.
Nilai ISO yang lebih tinggi dapat membantu foto terlihat terang, tetapi penggunaan berlebihan berpotensi menimbulkan noise berupa bintik-bintik yang mengurangi kejernihan gambar.
Sebagai titik awal, gunakan ISO 100–400 ketika memotret objek dengan bantuan lampu jalan atau pencahayaan yang cukup.
Jika lingkungan sangat gelap, ISO 800 dapat dicoba, kemudian sesuaikan berdasarkan hasil pratinjau dan kemampuan sensor kamera.
Untuk menghasilkan foto malam yang bersih, jangan langsung menaikkan ISO hingga nilai tertinggi. Cobalah mengombinasikannya dengan shutter speed yang lebih lambat apabila objek tidak bergerak dan posisi HP dapat dibuat stabil.
2. Sesuaikan Shutter Speed dengan Kondisi Objek
Shutter speed atau kecepatan rana menentukan berapa lama sensor kamera menerima cahaya.
Waktu pencahayaan yang lebih panjang dapat membantu menangkap lebih banyak cahaya, tetapi juga meningkatkan risiko foto buram akibat gerakan tangan atau objek.
Untuk memotret gedung, jalanan, atau pemandangan malam tanpa banyak gerakan, pengguna dapat mencoba shutter speed sekitar 1/10 hingga 1 detik, bergantung pada tingkat pencahayaan dan kestabilan perangkat. Gunakan tripod atau sandarkan HP pada permukaan yang kokoh agar hasil foto tetap tajam.
Sebaliknya, ketika memotret orang atau kendaraan yang bergerak, gunakan kecepatan rana lebih tinggi agar objek tidak terlihat kabur.
Pengaturan terbaik bergantung pada situasi, sehingga pengguna sebaiknya mengambil beberapa percobaan sebelum menentukan hasil akhir.
3. Atur White Balance untuk Mendapatkan Warna yang Natural
White balance berfungsi menyesuaikan temperatur warna agar objek putih tidak terlihat terlalu kuning, biru, atau kehijauan akibat sumber cahaya di sekitarnya. Pengaturan ini penting ketika memotret di bawah lampu jalan, lampu toko, atau pencahayaan dekoratif.