- iPhone Duo diumumkan pada 9 September 2026 bersamaan dengan iPhone 18 Pro dan Pro Max.
- Banyak yang menyebutnya sebagai perubahan bentuk iPhone paling besar dalam hampir 20 tahun terakhir.
- Harga awalnya memang tinggi, mulai dari 1.999 dolar AS untuk kapasitas 256 GB.
Suara.com - Apple akhirnya masuk ke dunia ponsel lipat dengan iPhone Duo atau foldable, perangkat yang sudah lama dinantikan penggemar. Diumumkan pada 9 September 2026 bersamaan dengan iPhone 18 Pro dan Pro Max, ponsel ini resmi tersedia mulai 23 Oktober 2026 di lebih dari 70 negara.
Banyak yang menyebutnya sebagai perubahan bentuk iPhone paling besar dalam hampir 20 tahun terakhir. Desainnya mirip buku atau paspor: saat ditutup menjadi ponsel ringkas, saat dibuka berubah menjadi tablet mini.
Apple sengaja menunggu lama agar teknologinya matang, bukan sekadar mengejar tren. Hasilnya adalah perangkat yang terasa premium, kokoh, dan terintegrasi erat dengan iOS.
Harga awalnya memang tinggi, mulai dari 1.999 dolar AS untuk kapasitas 256 GB. Namun banyak pengulas menilai nilai yang ditawarkan sebanding, terutama karena kualitas build, performa, dan pengalaman software yang lebih halus dibanding banyak foldable lain.
Berikut sembilan fakta menarik tentang iPhone Duo yang membuatnya istimewa.
1. Ponsel lipat pertama dari Apple
Ini adalah debut Apple di kategori foldable. Setelah bertahun-tahun melihat kompetitor, Apple merilis iPhone Duo dengan pendekatan berbeda: bukan sekadar meniru, melainkan merancang ulang pengalaman iOS khusus untuk layar yang bisa dilipat.
2. Dua layar dengan proporsi yang konsisten
Saat ditutup, layar luar berukuran 5,4 inci Super Retina XDR. Saat dibuka, layar dalam mencapai 7,6 inci—50 persen lebih luas dari iPhone 18 Pro Max dan menjadi layar terbesar di sejarah iPhone. Kedua layar punya rasio aspek yang sama sehingga konten terasa kontinu saat dilipat atau dibuka.
3. Paling tipis saat dibuka, tapi paling berat
Ketebalan saat dibuka hanya 5,2 mm, menjadikannya iPhone tertipis yang pernah ada. Namun beratnya 254 gram, sedikit lebih berat dari iPhone 18 Pro Max. Saat dilipat, ketebalannya 11,3 mm. Desain yang lebih pendek dan “gemuk” justru membuatnya nyaman digenggam.
4. Bingkai titanium grade 5 dan engsel super kokoh
Kerangka terbuat dari titanium grade 5 dengan finishing mirror-polished. Engselnya dirancang dengan dukungan internal ribs dan cover 3D-printed. Banyak pengulas memuji kehalusan engsel serta ketahanan keseluruhan, termasuk rating IP68 terhadap air dan debu.
5. Layar nano-texture yang hampir menghilangkan lipatan
Layar dalam memakai finishing nano-texture yang mengurangi silau sekaligus membuat lipatan di tengah hampir tak terlihat. Baik layar luar maupun dalam mendukung ProMotion hingga 120 Hz, kecerahan puncak 3.000 nits, dan Always-On Display.
6. Chip A20 Pro dan baterai ganda yang tahan lama
Ditenagai A20 Pro dengan Dual 16-core Neural Engine, performanya setara atau lebih baik dari iPhone 18 Pro dalam banyak tugas. Sistem baterai ganda memberikan daya hingga 24 jam penggunaan tipikal, 44 jam pemutaran video di layar luar, dan 31 jam di layar dalam.
7. Touch ID di tombol samping, bukan Face ID
Karena desain lipat, Apple kembali menggunakan Touch ID yang terintegrasi di tombol samping. Perangkat juga mendukung unlock via Apple Watch. Ini menjadi salah satu perubahan mencolok dibanding iPhone biasa.
8. Multitasking dan mode penggunaan yang fleksibel
iOS 27 dirancang ulang untuk Duo. Pengguna bisa menjalankan dua aplikasi berdampingan, menggunakan mode “tent” untuk widget atau alarm dengan cahaya lembut, serta hands-free FaceTime. Beberapa aplikasi bahkan mendukung Apple Pencil (USB-C).
9. Harga premium dengan demand sangat tinggi
Mulai dari 1.999 dolar AS (256 GB) hingga 3.199 dolar AS (2 TB), tersedia dalam warna Star White dan Night Sky. Pre-order dibuka 16 Oktober 2026 dan langsung membludak—estimasi pengiriman banyak yang bergeser hingga awal 2027, menunjukkan antusiasme yang luar biasa.
iPhone Duo bukan sekadar ponsel lipat biasa. Apple menggabungkan hardware yang matang dengan software yang benar-benar dioptimalkan, sehingga pengalaman sehari-hari terasa natural. Meski harganya tinggi dan kamera belum selevel model Pro, banyak yang menganggapnya sebagai foldable terbaik saat ini.