- NASA menargetkan pendaratan manusia kembali di Bulan melalui misi Artemis IV pada tahun 2028.
- SpaceX dan Blue Origin dilibatkan untuk mengembangkan modul pendarat guna mendukung kesiapan teknis misi tersebut.
- Misi ini bertujuan menyiapkan kendaraan penjelajah dan infrastruktur awal untuk kehadiran manusia secara permanen di Bulan.
Suara.com - NASA menargetkan manusia kembali menginjakkan kaki di Bulan pada 2028 melalui misi Artemis IV.
Untuk mengejar target tersebut, badan antariksa Amerika Serikat itu terus mematangkan persiapan teknis, termasuk pengembangan modul pendarat yang melibatkan SpaceX dan Blue Origin.
Kepala NASA, Jared Isaacman mengatakan, pihaknya tengah memastikan seluruh kebutuhan teknis misi dapat dipersiapkan sesuai jadwal.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan peluang keberhasilan pendaratan astronaut di permukaan Bulan secara aman.
"Begitulah cara kami memastikan misi Artemis IV mendapat peluang terbesarnya untuk mendaratkan kembali orang Amerika ke permukaan Bulan secara aman dan sukses pada 2028," katanya, dikutip dari Antara, Sabtu (24/10/2026).
Isaacman menambahkan, misi tersebut tidak hanya berfokus pada kembalinya astronaut ke Bulan.
Saat manusia kembali ke permukaan satelit alami Bumi itu pada 2028, kendaraan penjelajah dan elemen awal untuk mendukung kehadiran manusia secara permanen di Bulan diharapkan sudah tersedia.
Target tersebut menjadi bagian dari upaya NASA menyiapkan eksplorasi Bulan dalam jangka panjang, bukan sekadar menjalankan misi pendaratan singkat.
SpaceX dan Blue Origin Kembangkan Modul Pendarat Bulan
Persiapan misi Artemis juga melibatkan dua perusahaan antariksa swasta, yakni SpaceX yang dipimpin Elon Musk dan Blue Origin milik Jeff Bezos.
Keduanya mengembangkan modul pendarat yang akan digunakan untuk membawa astronaut menuju permukaan Bulan.
Manajer Program Artemis NASA, Jeremy Parsons mengatakan, pengembangan oleh kedua kontraktor berjalan secara paralel. NASA saat ini berfokus mendorong kemajuan teknis agar misi pendaratan dapat terlaksana sesuai jadwal pada 2028.
Menurut Parsons, NASA belum menentukan perusahaan yang akan dipilih untuk membawa astronaut mendarat di Bulan. Keputusan tersebut akan diambil setelah badan antariksa itu menilai kesiapan masing-masing pengembang.
"NASA akan menunggu sematang mungkin sebelum memutuskan siapa yang akan mendaratkan antariksawan kami, tetapi kedua kontraktor kami saat ini bersiap mewujudkan pendaratan pada 2028," ujar Parsons.