Korban Gas Beracun di Malaysia: Trauma Psikologis dan Kejang Otot Berulang

Selasa, 10 November 2020 | 10:20 WIB

Suara.com - Pada Maret 2019, Irfan berangkat sekolah tanpa menyangka kehidupannya akan berubah. Sekolahnya yang berada di Pasir Gudang, Malaysia, terletak di dekat Sungai Kim Kim. Di sungai inilah, limbah beracun dibuang oleh orang tak bertanggung jawab.

Hari itu, ratusan anak dilarikan ke rumah sakit karena kesulitan bernapas setelah diduga menghirup senyawa gas beracun dari 40 ton limbah yang dibuang ke Sungai Kim Kim. Irfan tidak bisa bernapas dan terbangun di rumah sakit.

Tidak lama setelah itu, dia didiagnosis mengidap miokimia, kejang otot berulang yang mengganggu mobilitasnya. Korban lainnya, Balqis, mengalami trauma psikologis setelah mendadak pingsan saat sedang makan di kantin.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com