Suara.com - Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membagikan pandangannya mengenai kepemimpinan serta kompleksitas dalam mengelola sebuah negara, saat menghadiri Dies Natalis ke-68 FISIP Unpad.
Dalam pemaparannya, SBY mengaku gemar membaca literatur dan sejarah mengenai faktor-faktor penyebab kegagalan sebuah bangsa agar dapat menghindari krisis serupa selama masa kepemimpinannya.
Ia mengenang bagaimana pemerintahannya harus menghadapi berbagai ujian berat, mulai dari bencana tsunami di awal masa jabatannya hingga terjangan badai krisis ekonomi global pada tahun 2008–2009.
Menurut SBY, memimpin Indonesia bukanlah perkara mudah dan tidak pernah lepas dari berbagai gejolak serta tantangan yang datang silih berganti.