Suara.com - Synchronize Festival 2026 turut menyoroti isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sorotan tersebut terlihat dalam penampilan Barasuara pada hari pertama festival, Jumat (16/10/2026), dengan visual kobaran api yang ditampilkan pada layar di sisi panggung.
Saat membawakan lagu “Habis Gelap”, sejumlah penonton mengangkat kertas bertuliskan “All Eyes on Kalimantan, Sumatera, Papua”. Sementara itu, layar LED panggung menampilkan visual mengenai kondisi bencana alam yang terjadi di Indonesia.
Melihat antusiasme penonton dalam menyuarakan isu sosial tersebut, vokalis Barasuara, Iga Massardi, menyampaikan apresiasinya melalui unggahan di Threads. Ia berterima kasih kepada para penonton yang ikut menyuarakan kepedulian terhadap isu sosial dan lingkungan.
Creative/Editor: Jasmine/Praba