Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengakui stok BBM jenis bensin RON 90 atau Pertalite terus menyusut akibat lonjakan konsumsi. Ia mengungkapkan, tingkat ketahanan BBM Pertalite saat ini berada di kisaran 16 hingga 18 hari.
Bahlil menjelaskan, penurunan stok Pertalite dipicu oleh migrasi konsumsi masyarakat setelah harga BBM nonsubsidi melonjak. Kendati demikian, Bahlil memperkirakan stok Pertalite akan kembali pulih ke level 20 hari dalam sepekan ke depan.
Sebagaimana diketahui perubahan pola konsumsi BBM subsidi masyarakat terjadi sejak 11 Juni, ketika harga BBM non susidi mengalami kenaikan harga. Saat itu Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp 16.250 per liter, serta Pertamax Green 95 dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Selengkapnya, simak video di atas.
Video Editor: Fathika