SuaraBandung.id - Anggota Komisi III DPR, Dipo Nusantara menilai ada dua kesaksian yang berbeda antara saksi bernama Susi dan yang mengaku korban dalam hal ini istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Dipo menjelaskan, pengakuan istri Ferdy Sambo yang membuat narasi dugaan kekerasan seksual,sulit diterima.
Hal itu kata dia, Polri sudah mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3). Kemudian, kini muncul kembali narasi pelecehan tersebut.
Kemudian, kini muncul satu keterangan yang diduga berasal dari BAP milik Putri Candrawathi.
Istri Ferdy Sambo ini menceritakan kejadian di Magelang pada 7 Juli 2022, sekitar pukul 18.00 sampai 19.30.
Putri Candrawathi ini mengaku jika Yoshua atau Brigadir J masuk ke kamarnya.
Saat peristiwa itu terjadi, istri Ferdy Sambo mengatakan jika dirinya dalam keadaan tidak enak badan.
Setelah itu, Putri Candrawathi menceritakan kejadian jika Brigadir J memaksanya berdiri dan menuju pintu.
“Lalu, Yosua (Brigadir J) membuka pintu kaca dan sambil jalan ke arah keluar pintu kaca,” ujar Putri yang diduga ada dalam BAP.
Baca Juga: Wajib Tahu! Lakukan Ini Satu Kali Berpeluang Masuk Surga Ungkap Gus Baha
Saat kejadian, Putri Candrawathi menggambarkan keadaan di dalam kamar. Dirinya mencoba berontak atas tindakan Brigadir J dengan cara menyenggol keranjang yang berisi tumpukan pakaian.
Kemungkinan cerita itu disampaikan sebagai bentuk perlawanan istri Ferdy Sambo pada perlakuan tak senonoh Brigadir J.
Setelah sengaja menyenggol keranjang tumpukan pakaian yang sudah disetrika, Putri Candrawathi masih berontak atas tindakan Brigadir J dengan cara menendangkan kakinya ke pintu kaca.
Akan tetapi, usaha Putri ini seolah sia-sia lantaran di sana tidak ada orang yang mendengar.
"Setelah posisi saya (diduda pengakuan istri Ferdy Sambo) berada di depan pintu kaca, saya tidak melihat ada orang di sekitar tangga,” tuturnya Putri.
Setelah itu, Putri Candrawathi mengaku tubuhnya dihempaskan oleh Brigadir J hingga terjatuh di depan pintu kamar mandi.
Posisi jatuh istri Ferdy Sambo ini posisinya berhadapan dengan pintu kaca dan berada di depan pintu kamar.
"Saya terjatuh saat itu. Terduduk menyandar ke keranjang pakaian kotor dengan posisi kaki lurus,” cerita istri Ferdy Sambo.
Nah, akan tetapi cerita Putri Candrawathi ini berbeda dengan apa yang diungkap saksi yang ada di sana, Susi.
Susi dalam keterangannya mengaku melihat Brigadir J masuk ke kamar Putri.
Tak lama dari sana, Susi kemudian mendengar suara mendesah.
"Artinya, itu (keterangan Putri) bisa terbantahkan,” terangnya Dipo Nusantara.
Dari sana Dipo menduga jika keterangan Putri tadi dijadikan acuan Komnas HAM dan Komnas Perempuan untuk menyimpulkan dan merekomendasi untuk mendalami dugaan kekerasan seksual.
"Kalau berdasar keterangan satu pihak saja, tentu belum bisa disimpulkan terjadi pelecehan,” kata politikus PKB tersebut.
Kasus terang benderang
Kasus adanya pengakuan istri Ferdy Sambo diperkosa mendiang Brigadir J semakin terang benderang.
Kebenaran terkait pengakuan istri Ferdy Sambo ini diduga belum bisa dibuktikan meski terus ngotot jika dirinya diperkosa.
Meski keterangan Putri Candrawathi masih sama, akan tetapi istri Ferdy Sambo ini mengisahkan cerita yang berbeda dari saksi yang ada di lokasi kejadian rumah Magelang.
Informasi kini beredar yang diduga berasal dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Putri Candrawathi, tetap pada pendirian jika dirinya diperkosa Brigadir J.
Pengakuan istri Ferdy Sambo ini juga diperkuat oleh adanya rekomendasi Komnas HAM dan Komnas Perempuan agar penyidik Mabes Polri melakukan pendalaman pada pengakuan Putri Candrawathi.
Rupanya ada dugaan di dalam BAP jika keterangan Putri Candrawathi sangat berbeda dengan keterangan saksi lain.
Kemungkinan, jika narasi perkosaan ini diduga ditonjolkan agar motif pembunuhan Brigadir J akan semakin sulit terungkap.
Tag
Berita Terkait
-
'Seksinya' Istri Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J, Surat Cinta Deolipa Yumara untuk Jokowi dan Kapolri: Dua Nama Jenderal Copot dari Jabatan
-
Tangan Istri Ferdy Sambo Ikut Berlumur Darah? Komnas HAM Sebut Penembak Brigadir J Lebih dari Dua Orang
-
Bak Kesetanan Saat Tembak Mati Brigadir J, Bripka RR Justru Lihat Mental Ferdy Sambo Berubah Drastis Saat Beri Perintah Eksekusi
-
Bripka RR Tak Menduga Ferdy Sambo Menembak Membabi Buta, Baru Terungkap, Lihat Darah Brigadir J Menggenang
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
5 Pilihan Tablet RAM 16 GB Memori 512 GB Paling Murah untuk Kerja
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
-
Jadwal Imsakiyah Bukittinggi Hari Ini, Rabu 25 Februari
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Jakarta Rabu, 25 Februari 2026: Lengkap Waktu Sahur hingga Magrib
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 25 Februari 2026, Catat Waktu Subuh hingga Magrib Hari Ini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang