/
Sabtu, 17 September 2022 | 10:20 WIB
Foto dokumen Irjen Ferdy Sambo bersama sang ajudan, Brigadir J. (Instagram @kadivpropam)

Melalui tenelpon pada kekasihnya Vera Simanjuntak, Brigadir J mengungkap nama skuad lama yang tak lain Kuat Ma'ruf.

Brigadir J saat itu meminta kekasihnya mencari lelaki lain untuk pengganti dirinya.

"Kepada kekasihnya almarhum (Brigadir J) mengatakan ia akan dibunuh, sehingga meminta maaf. Berharap kekasihnya mencari pria lain," kata Kamaruddin. 

Brigadir J kata Kamaruddin sudah merasakan dia akan dibunuh sejak 21 Juni. 

"Karena ancaman itu (pembunuhan) sangat kencang dari Ferdy Sambo," kata Kamaruddin. 

Para ajudan diam

Kolase foto Mendiang Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, dan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. (sumber: instagram)

Setelah itu diceritakan Kamaruddin, 1 Juli 2022, Putri memanggil adik Brigadir J yakni Reza yang juga anggota Polri.

Saat itu Putri memberikan Reza uang Rp5 juta dan dompet merk Pedro. Adik Brigadir J juga dijanjikan mutasi ke Polda Jambi.

"Reza (adik Brigadir J) ini dikasih uang Rp5 Juta dan dompet merk Pedro. Dikasih tas juga, serta dijanjikan dimutasi dari Yanma Polri ke Polda Jambi," katanya. 

Dan pada esok harinya, bersama para ajudan dan dua ART-nya, Putri Candrawathi pergi ke Magelang.

Baca Juga: Intensitas Guguran Lava Gunung Merapi Turun, Kegempaan Dalam dan Dangkal Masih Tinggi

Tujuan Putri adalah untuk melihat dua anaknya yang bersekolah di Taruna Nusantara Magelang. 

Kemudian, pada 6 Juli 2022, Ferdy Sambo datang ke Magelang untuk merayakan ulang tahun pernikahan.

"Pada tanggal 6 Juli, Ferdy Sambo datang ke Magelang untuk merayakan ultah perkawinan ke-22 dengan Putri Candrawathi," sebutnya. 

Dari sana yang ada justru ada pertengkaran antara Ferdy Sambo dan Putri. "Para ajudan tidak bisa berbuat apa-apa," ujarnya. 

Kamaruddin mengatakan, pertengkaran Ferdy Sambo dan Putri karena adanya wanita lain yang sudah dinikahi sang jenderal.

Load More