SuaraBandung.id - Manusia dapat berkomunikasi menggunakan lisan, tulisan, ataupun gerakan.
Lisan seseorang dalam berkomunikasi dapat berupa kata-kata yang baik maupun yang tidak baik.
Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan dalam satu ceramahnya bahwa orang yang beriman pasti lisannya akan baik.
Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Share Dakwah yang diunggah pada 10 Oktober 2022, berikut ulasannya.
Ustaz Adi Hidayat menyampaikan pesan nabi yang mengatakan bahwa apabila seseorang lisannya tidak baik, maka orang itu mengalami masalah di imannya.
"Mankaana yu'minu billaahi walyaumil akhir, fal-yaqul khoiran auliyashmut. Kata nabi kalau merasa beriman, lisannya pasti baik. Kalau gak baik, ada masalah di imannya," kata Ustas Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat kemudian mengungkapkan bahwa yang disentuh oleh nabi dalam hal itu justru bukan lisan yang bermasalah, melainkan iman.
"Yang disentuh imannya loh bukan lisannya. Seakan-akan berkata begini. Kamu mu'min bukan sih? Orang beriman bukan sih? Orang beriman tuh gak begitu," ungkap Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat lalu mengatakan bahwa bahasa yang digunakan nabi dan bahasa yang ada di dalam al quran adalah bahasa yang sopan namun sangat dalam maknanya.
Baca Juga: Isi Chat Brigadir J ke Istri Ferdy Sambo Dibongkar Irma Hutabarat: Dia Tidak Tahu akan Dibantai
"Bahasa quran nya begitu, kata nabinya begitu. Jadi kalau kita terjemahkan dengan terjemah bebas, ini kalimatnya sopan tapi dalam banget.
Berita Terkait
-
Ini yang Harus Bisa Dirasakan oleh Orang Bertobat, Ustaz Adi Hidayat: Jangan Berhenti
-
Antara Harapan dan Kewajiban, tentang Sebuah Pernikahan, Ustaz Adi Hidayat: Jelas!
-
Ustaz Adi Hidayat Ungkap Cara Ampuh untuk Merespon Celaan dari Orang Lain, Ini Jelasnya
-
Menyikapi Satu Hal yang Tidak Dibenarkan dalam Ziarah Kubur, Ustaz Adi Hidayat: Cari Ustaz yang Bagus
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026