SuaraBandung.id - Manusia seringkali memandang rendah sesamanya hanya karena perbedaan status sosial.
Bahkan, seringkali orang menganggap rendah orang lainnya karena melihat dari sisi harta yang dimiliki.
Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan bahwa terkadang orang yang terlihat rendah kedudukannya justru orang itu dapat merasakan bahagia karena karena menyadari hidupnya sementara.
Dilansir SuaraBandung.id dari video dalam kanal TikTok @coretanhijrah22, berikut ulasannya.
Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa dirinya sering merasa terharu karena menemukan orang yang begitu bahagia meskipun orang itu sering dipandang rendah dalam status sosialnya.
"Saya tuh kenapa seringkali haru, karena saya sering menemukan orang-orang yang sering dipandang rendah dalam status dunianya. Hanya karena terlihat status sosial kedudukannya itu rendah, tapi masya Allah mereka begitu bahagia," kata Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat lalu mengatakan bahwa orang-orang yang bahagia itu menyadari bahwa hidupnya sementara dan orang-orang itu yakin dengan akhirat.
"Yakin dengan akhirat, mereka merasakan hidupnya sementara," kata Ustaz Adi Hidayat.
Penjelasan selengkapnya dari Ustaz Adi Hidayat dapat disimak melalui video TikTok berikut ini.
Berita Terkait
-
Amalan Salat Ini Paling Utama, Kehidupan Bisa Berubah Jadi Lebih Mudah, Ustaz Adi Hidayat: Jaga 40 Rakaat Ini
-
Jalan dari Allah, Merasakan Kenikmatan Tobat, Ustaz Adi Hidayat: Abaikan Pernyataan Manusia
-
Waktu yang Terbuang dan Cita-cita Menggapai Surga, Ustaz Adi Hidayat: Apakah Sebanding?
-
Al Fatihah hingga An Nas, Ustaz Adi Hidayat: Bukan Sekadar Bacaan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta