/
Jum'at, 14 Oktober 2022 | 14:15 WIB
Robbi Darwis, pemain Persib Bandung. (Twitter/@joretni)

SuaraBandung.id - Gelaran kompetisi BRI Liga 1 harus tersendat menunggu pengusutan tragedi Kanjuruhan yang menelan 132 korban jiwa pada 1 Oktober 2022 lalu. 

Dua pekan sudah tim peserta BRI Liga 1 tidak menjalani pertandingan, bahkan sampai saat ini belum ada kejelasan kapan kompetisi akan kembali digelar. 

Persib Bandung adalah salah satu tim yang merasa kesulitan dengan tidak adanya kompetisi karena sangat berpengaruh kepada kondisi fisik dan mental para pemainnya. 

Ditengah kecemasan menunggu Liga kembali digelar, legenda Persib Bandung zaman perserikatan yakni Robbi Darwis muncul untuk memberi motivasi kepada para punggawa Maung Bandung. 

Selain semangat dan motivasi, ia juga berpesan agar pemain tetap menunjukan etika yang baik dengan mengikuti semua arahan pelatih. 

"Kita harus menyadari, sebagai pemain profesional, kita harus tetap menjalankan apa yang menjadi tugas yang diberikan pelatih," ujarnya mencoba menyemangati, dikutip dari persib.co.id pada Jumat (14/10/2022). 

Legenda yang pernah membawa Persib Bandung juara pada tahun 1995 itu setuju dengan Program latihan yang diberikan Luis Milla. 

Ia mengatakan bahwa ia juga pernah menjadi pelatih dan mengalami ketidak pastian kompetisi. 

"Saya bisa memahami saat ini karena saya juga pernah mengalami situasi ketidakpastian seperti ini," sambungnya.  

Baca Juga: Investigasi TGIPF Tragedi Kanjuruhan Selesai, Mahfud MD: Faktor Stadion Jadi Penyebab Tragedi

Menurutnya hal yang terpenting bagi pemain profesional adalah menjaga kondisi tubuh ketika tidak ada pertandingan dengan jangka waktu yang panjang. 

Selain dari itu ia juga berpendapat ketika tiba-tiba ada keputusan dari PT Liga Indonesia Baru sebagai operator liga intuk memulai kembali kompetisi, anak asuh Luis Milla sudah siap tanpa harus meningkatkan kondisi fisiknya. 

"Mereka pemain profesional, harus tetap berlatih untuk menjaga kondisinya. Jika sewaktu-waktu kompetisi kembali bergulir, pemain sudah siap. Karena itu, saya nilai hal yang wajar jika Persib terus menggelar latihan," katanya.

Dibalik itu Pelatih Persib Luis Milla merasa senang dengan perkembangan kondisi fisik anak didiknya. 

“Saya pikir kondisi fisik pemain sekarang lebih baik. Tapi, kita tahu memang cukup sulit ketika melakukan permulaan di kompetisi. Setiap tim biasanya seperti itu,” ujar Milla. 

Meskipun kondisi fisik punggawa Maung Bandung meningkat, ia harus memastikannya ketika kompetisi kembali digulir. 

Load More