- SKF memusnahkan 34.000 bearing palsu seberat 13,3 ton senilai Rp 9,5 miliar yang disita di Jabodetabek.
- Produsen bearing tiruan semakin terorganisir dengan memanfaatkan marketplace online, dengan lokasi penyimpanan tersembunyi dan metode distribusi dari berbagai saluran untuk masuk ke rantai pasok industri.
- Barang palsu berisiko merusak mesin dan mengancam keselamatan karena tidak memenuhi standar kualitas.
Suara.com - SKF Group Brand Protection dan SKF Indonesia pada Kamis (5/2/2026) memusnahkan lebih dari 34.000 bearing tiruan, dengan bobot mencapai 13,3 metrik ton dan nilai mencapai Rp 9,5 miliar, yang disita dari wilayah Jabodetabek.
Bearing tiruan ini disita dari berbagai operasi penggeledahan terkoordinasi di wilayah Jabodetabek sepanjang tahun 2025. Berdasarkan informasi terverifikasi dari SKF, polisi melakukan operasi terarah di gudang, rumah tinggal, serta lokasi bergaya toko. Seluruh barang tiruan segera diamankan untuk mencegah peredarannya di pasar.
"Hasil dari rangkaian kegiatan ini menunjukkan tren yang mengkhawatirkan, para pembuat bearing tiruan ini semakin terorganisir dengan memanfaatkan marketplace online dengan lokasi penyimpanan tersembunyi, dan metode distribusi dari berbagai saluran untuk masuk secara tersembunyi ke rantai pasok industri," terang Director Group Brand Protection, SKF Group Saim Manto di Jakarta.
Kegiatan pemusnahan ini juga menegaskan komitmen SKF dalam melindungi pelanggan dan menjaga integritas rantai pasokan. Dengan menghilangkan produk tiruan yang tidak aman serta menegakkan akuntabilitas, SKF dan pihak berwenang menegaskan kembali dedikasi bersama untuk memastikan bahwa hanya komponen SKF yang asli, berkualitas tinggi dan andal yang sampai ke konsumen.
Bearing tiruan dapat menimbulkan risiko dalam bekerjanya mesin dan keselamatan mesin yang serius. Tidak seperti komponen SKF asli yang dirancang dan diuji sesuai standar kualitas yang ketat, produk tiruan dibuat tanpa quality-control dari sisi material, presisi, atau inspeksi yang memadai.
Kinerja produk tiruan ini sangat tidak dapat diandalkan, mengancam keselamatan pekerja, menghentikan lini produksi, serta merusak infrastruktur kritikal di sektor seperti manufaktur, energi, transportasi, dan konstruksi.
SKF menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap produk tiruan dan terus mendukung aparat penegak hukum dalam memberantas perdagangan ilegal ini. Pemalsuan adalah masalah lintas industri yang memengaruhi semua merek bearing besar.
Bearing adalah komponen mekanisme dari sebuah mesin yang terdapat pada seluruh peralatan berputar, seperti mobil, kereta api, komputer, lift, dan mesin cuci. SKF menawarkan lebih dari 300.000 jenis Bearing. Kualitas dan performanya sangat memengaruhi operasi peralatan secara aman.
Bearing dirancang untuk menangani beban dan kecepatan tertentu dan spesifikasinya tercantum dalam katalog merek dan produsen. Jika bearing tiruan tidak memenuhi quality-control yang sesuai standar dan apabila bearing tiruan dipasang, maka keandalan mesin akan terganggu.
Baca Juga: Industri Kecam Penyalahgunaan Narkoba di Vape
Bearing tiruan biasanya tidak mampu menahan kapasitas beban seperti bearing asli. Produk tiruan umumnya ditemukan di marketplace, tempat pengguna membeli suku cadang pengganti.
Berita Terkait
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia
-
SKF Indonesia Tawarkan Pilihan Bearing dan CVT Belt untuk Motor Harian di IMOS 2025
-
Bukan Kaleng-Kaleng! SKF Indonesia Kirim Tim Impian ke Gothia Cup 2025
-
Ini Ciri Bearing Roda Mobil Aus, Waspadalah!
-
Curiga Bearing Roda Mobil Anda Rusak? Ini Tanda-tandanya!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat
-
Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?
-
Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026
-
Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!
-
Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking
-
IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa
-
Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!
-
Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat
-
Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK
-
Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri