SuaraBandung.id - Setelah diberikan penghargaan sebagai Letkol Tituler, kini Deddy Corbuzier mengungkapkan perihal gaji di media sosial.
Diketahui, Deddy Corbuzier mendapatkan penghargaan yang diberikan oleh Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.
Penghargaan sebagai Letkol Tituler tersebut bisa diberikan oleh warga Indonesia ketika ia memiliki kapasitas atau keahlian khusus yang dibutuhkan TNI.
Deddy Corbuzier sendiri dinilai berhak mendapatkan hal tersebut karena ia memiliki kapasitas dan pengaruh kuat di bidang komunikasi yakni media sosial.
Oleh karena itu, Menteri Petahanan Prabowo Subianto berharap jika Deddy Corbuzier bisa memanfaatkan media sosial untuk mensosialisasikan program Bidang Keamanan pada Publik.
Namun, penghargaan yang didapatkan oleh sang master sulap ini mendapatkan berbagai reaksi terutama mengenai gaji yang ia dapat.
Bahkan mantan menteri kelautan dan perikanan, Susi Pudjiastuti juga memberikan pendapatnya tentang gaji Deddy Corbuzier di laman media sosial Twitternya.
“Dearest Deddy, You do not need those finacial benefit, donate that direct to the people in TNI who needs (Deddy sayang, kamu tidak membutuhkan gaji tersebut, donasikanlah hal tersebut kepada seseorang yang sangat membutuhkan di kalangan TNI),” tulis Susi Pudjiastuti pada Senin (12/12/2022).
Melihat berbagai komentar yang datang kepada dirinya, akhirnya Deddy Corbuzier pun ikut buka suara.
Baca Juga: Lihat Ekspresi Elite Parpol saat Pengundian Nomor Urut Peserta Pemilu 2024 di KPU
Diketahui, Deddy Corbuzier memberikan klarifikasinya di laman media sosial Twitternya.
“Just info buat yg bertanya, saya tidak akan mengambil gaji atau tunjangan apapun sebagai Tituler,” tulis Deddy Corbuzier pada Rabu (14/12/2022).
“Saya balikkan ke Negara, masih banyak lainnya yg lebih membutuhkan,” tambahnya.
Namun, setelah memberikan klarifikasinyam ternyata para netizen masih bertanya-tanya mengenai alasan mengapa Deddy Corbuzier bisa diangkat menjadi Letkol Tituler.
“Bukan masalah gaji sih om yg lebih krusial, alasan anda diangkat jadi letkol gk masuk di akal kami smntara bnyak prajurit yg pangkatnya naik2 walau sharusnya sudah ada kenaikan pangkat, apa urgensinya? Apa pengamanan kantor podcast anda oleh tentara gk ckup om????,” tulis akun @Art_***
“Bukan masalah uangnya om ded, masalah statusnya, apa yang sudah dan akan anda lakukan sebagai pertanggung jawaban atas stastus tersebut, kenapa anda terima?,” tulis akun @dong***.
(*)
Sumber: Twitter Deddy Corbuzier
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil