SuaraBandung.id - Pelatih Persib dengan berat hati mencoret satu pemain asing asal Belanda, Nick Kuipers.
Nick Kuipers terpaksa dicoret dari rombongan Persib kontra Borneo FC lantaran "ulah" wasit yang begitu gampangnya memberi kartu kuni kedua pada pemain asal Belanda tersebut.
Dengan minus Nick Kuipers, Persib secara kekuatan maksimal akan pincang di lini tengah pertahanan.
Namun, Bobotoh optimistis jika Luis Milla akan mampu memberikan solusi pada lini pertahanan Persib setelah Nick Kuipers dipastikan tidak bisa bermain melawan Borneo FC.
Persib Bandung layak ekstra waspada. Permainan di sisa Liga 1 2022-2023 akan semakin "keras".
Jika menilik pertandingan yang lalu, Persib Bandung bukan hanya melawan 11 pemain lawan.
Tapi ada faktor eks yang harus "diantisipasi", yang sang pengadil di lapangan, wasit.
Misal saja saat Persib harus bermain dengan kekuatan 10 pemain saat melawan Madura United.
Hal itu setelah wasit secara mudahnya mengeluarkan kartu merah pada pemain Persib, Nick Kuipers.
Baca Juga: Lawan Persib Bukan Hanya 11 Pemain, Luis Milla sampai Dibuat Geleng-Geleng
Melihat kondisi tersebut, Luis Milla hanya dibuat geleng-geleng kepala lantaran apa yang dilakukan Nick Kuipers bukanlah pelanggaran yang membahayakan.
Dengan keputusan wasit saat itu, Luis Milla hanya bisa pasrah.
Lantaran jika harus diprotes kartu merah sudah keluar sehingga jadi keputusan yang harus dihormati.
Sebagai informasi, Persib Bandung bisa menang tipis atas Madura United meski bermain 10 pemain.
Luis Milla secara pribadi mempertanyakan pelanggaran kedua yang dilakukan Nick Kuipers di menit 86.
Dia memiliki pandangan tidak pantas jika pemain asal Belanda itu harus diganjar kartu kuning kedua.
"Kalau menurut saya sebagai pelatih itu bukan merupakan pelanggaran yang harus diganjar kartu," kata Luis Milla.
Luis Milla menilai jika keputusan wasit kurang tepat. Dia melihat jika wasit begitu gampang mengeluarkan kartu kuning.
Dengan hasil tersebut, Persib dirugikan lantaran Nick Kuipers tak bisa dimainkan dalam laga mendatang. (*)
Berita Terkait
-
Lawan Persib Bukan Hanya 11 Pemain, Luis Milla sampai Dibuat Geleng-Geleng
-
Jelang Persib Bandung vs Borneo FC, Henhen Ungkap Hal Penting Ini
-
Pantesan Luis Milla Bisa Bikin Persib Ngabret di Liga 1, PSM Makassar Siap-Siap Dikudeta
-
Jadi Incaran Persib Bandung, Berikut Profil Pemain Timnas Pratama Arhan Kesayangan Shin Tae Yong
-
Oknum Suporter Ditindak Tegas Persib Bandung, Teddy Tjahjono: Waktunya Menjadi Lebih Baik
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation