SuaraBandung.id – Orang tua tentu tahu bahwa pornografi memiliki dampak yang merugikan untuk anak-anak.
Hal ini karena pornografi bisa merusak mental, fisik, dan bahkan mempengaruhi kehidupan sosial.
Ditambah lagi dengan kemajuan teknologi saat ini, membuat anak bisa melihat tayangan video, gambar, atau rekaman suara yang mengarah pada pornografi.
Oleh karena itu, berikut ini adalah lima tips yang dapat dilakukan orang tua untuk mencegah anak-anak agar tidak terpapar pornografi sejak dini.
1. Jaga Pengawasan Akses Internet
Seperti dikatakan sebelumnya bahwa teknologi dan dunia internet adalah sumber utama paparan pornografi. Sehingga, pastikan anak-anak hanya menggunakan internet di bawah pengawasan orang tua atau pengasuh yang bertanggung jawab.
Batasi waktu anak untuk menggunakan internet dan tentukan situs web dan aplikasi yang dapat diakses oleh anak-anak.
Pastikan perangkat yang digunakan anak-anak tidak memiliki akses ke situs web dewasa atau aplikasi yang tidak sesuai untuk anak-anak.
2. Berikan Pendidikan Seksual yang Sehat
Memberikan pendidikan seksual yang sehat dapat membantu anak-anak memahami seksualitas mereka. Sehingga tidak ada salahnya berbicara dengan anak tentang seksualitas, tubuh, dan privasi.
Jelaskan bahwa seks bukan hanya tentang tubuh tetapi juga tentang hubungan dan emosi.
Baca Juga: Kabar Keretakan Pimpinan KPK karena Usut Formula E, Ini Kata Nurul Ghufron
Anak-anak yang memahami seksualitas mereka akan lebih mampu memahami dampak negatif dari paparan pornografi.
3. Ajarkan tentang privasi dan batasan
Ajarkan anak tentang batasan dan privasi yang sehat. Anak-anak harus memahami bahwa mereka tidak boleh mengambil foto dan video diri mereka sendiri, maupun orang lain untuk tujuan yang tidak pantas.
Ajarkan anak-anak tentang batasan yang sehat dalam hubungan, termasuk apa yang dianggap pantas dan tidak pantas.
Hal ini akan membantu anak-anak memahami batasan dan memperkuat kemampuan mereka untuk menolak permintaan yang tidak pantas.
4. Gunakan Kontrol Orang Tua pada Perangkat
Beberapa perangkat, memiliki sistem kontrol yang memungkinkan orang tua untuk memblokir akses ke situs web dan aplikasi yang tidak sesuai untuk anak-anak.
Pastikan Anda memanfaatkan fitur tersebut pada perangkat yang digunakan anak-anak. Beberapa penyedia layanan internet juga memiliki filter konten yang dapat digunakan untuk memblokir akses ke situs web dewasa.
5. Pantau Perilaku Anak Secara Teratur
Pantau perilaku anak secara teratur untuk memastikan bahwa mereka tidak terpapar pada pornografi.
Jika ada perubahan perilaku atau tanda-tanda lain yang menunjukkan bahwa anak Anda terpapar pornografi, bicaralah dengan mereka secara baik-baik.
Sehingga, anak bisa terbuka dan mengatakan hal yang dialaminya. Dengan begitu, anak akan memahami bahwa mereka dapat berbicara dengan orang tua tentang masalah yang dihadapi.
Menjaga anak dari paparan pornografi tidaklah mudah. Namun, dengan mengambil langkah-langkah tadi, diharapkan dapat membantu melindungi anak-anak dari dampak yang merugikan.
Jangan lupa bahwa memberikan pendidikan dan berkomunikasi soal seks yang benar kepada anak, juga merupakan hal yang penting untuk mencegah paparan pornografi.
Berita Terkait
-
Ini Dampak Negatif dan Positif dari Pornografi, Penting untuk Suami Istri Maupun Usia Dewasa
-
4 Tips untuk Orang Tua Dukung Anak yang Telat Bicara, Jangan Dibiarkan!
-
Orang Tua dan Pengacara Eliezer Berangkat ke Rutan Bareskrim Sore Ini, Ada Apa?
-
Lihat Orang Tua Yosua Ikhlas Memaafkan, Dalih Kejagung Tak Lawan Putusan Vonis Ringan Bharada E
-
Terungkap! Orang Tua Rieta Amilia Ternyata Mulanya Tak Restui Gideon Tengker untuk Jadi Mantu
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan