SuaraBandung.id - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri lagi-lagi menjadi perbincangan warganet di media sosial karena ucapan yang disampaikannya.
Dalam video yang beredar, Megawati mengatakan bahwa ia heran dengan ibu-ibu yang senang mengikuti pengajian.
“Maaf ya, sekarang kan budayanya, beribu maaf ya jangan lagi nanti saya dibully. Kenapa toh seneng banget ngikut pengajian yo? iya lho, maaf beribu maaf. Saya sampai mikir gitu iki pengajian tuh sampai kapan to yo?” kata Megawati.
Menanggapi video tersebut, Ketua PP Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), Nasrulloh Afandi mengatakan bahwa pentingnya pengajian bagi ibu-ibu karena seorang ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya.
“Ibu Megawati, ibu itu adalah sekolah yang pertama. Kalau ibu-ibunya tidak berkualitas maka akan melahirkan anak-anak yang tidak berkualitas. Kalau ibu-ibunya sama sekali tidak ada pendidikan agama, maka anaknya kosong pendidikan agamanya,” kata Nasrulloh.
Menurut Nasrulloh justru ibu-ibu yang mencintai dan sering mengikuti pengajian akan mempunyai bekal untuk melahirkan generasi yang berkualitas.
“Kata dalam videonya Ibu Mega bilang, nanti anaknya dikemanakan kalau ibunya ikut pengajian terus, justru ibu yang aktif di forum-forum pengajian itu adalah bekal untuk mendidik anak yang soleh,” tuturnya.
Nasrulloh juga menyampaikan bahwa ibu-ibu yang pergi ke pengajian bukan hanya mempelajari ilmu sholat atau zakat, tetapi juga ilmu tentang berinteraksi sosial.
“Ibu Mega, pengajian itu bukan hanya mengatur masalah sholat. Ada juga yang namanya ilmu akhlak yang mengatur bagaimana interaksi sosial seorang warganegara dengan pejabatnya, bagaimana akhlak sesama pejabat, bagaimana akhlak suami dan istri atau istri dengan suami,” katanya.
Nasrulloh juga menyarankan kepada Megawati agar merutinkan untuk mengadakan pengajian yang dihadiri oleh para pejabat atau politisi PDIP.
“Jangan dikira ngaji itu cuma ngurusin syarat rukunnya sholat, kagak! Saya gak memprotes, cuma usul Ibu Mega, coba istri-istri politisi PDIP bikin pengajian dua bulan sekali atau 3 bulan sekali, betapa mantapnya Indonesia,” tuturnya.*
(*Yanti)
Sumber: Youtube NU Channel (23/2/2023)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
-
Ini 5 Lokasi Rawan Curanmor di Kota Denpasar
-
Impor Pikap India Lebih Murah, Agrinas Klaim Efisiensi Rp 46,5 Triliun
-
Duh, Wasit Akhirnya Ngaku Salah Bikin Keputusan Berujung Barcelona Digilas Girona
-
Pertama dalam Sejarah, Adzan Berkumandang di Old Trafford Kandang Manchester United
-
7 Fakta Blak-blakan Penganiayaan Mahasiswa UIN Saizu di Kamar Kos Purwokerto
-
Duo Emiten 'BUMI' Masuk Daftar Saham Paling Banyak Dibeli dan Dijual Asing
-
Deretan Pemain Timnas Indonesia di Eropa Berjuang Keras Hindari Jurang Degradasi
-
Pamer Foto Mesra Bareng Lindi Fitriyana, Virgoun Bereaksi Usai Undangan Nikah Bocor
-
BRI Cepu Genjot Digitalisasi: QRIS Jadi Andalan UMKM di Festival Ramadhan 2026