SuaraBandung.id - Pelatih Persib Bandung Luis Milla merasa kecewa berat dengan keputusan penundaan liga Persib vs Persija yang dikabarkan mendadak oleh pihak promotor.
Sebagaimana diketahui bahwa laga Persib vs Persija telah mengalami penundaan karena jadwal pertandingan yang berbenturan dengan konser BLACKPINK di Stadion Gelora Bung Karno pada Sabtu (4/3/2023).
Baginya sangat tidak profesional jika laga Persib vs Persija yang sudah dijadwalkan akhirnya harus ditunda pertandingannya dengan informasi yang begitu tiba-tiba seperti saat ini.
Pelatih sekaligus mantan pemain sepakbola asal Spanyol itu juga sentil kebijakan negara Indonesia yang terlihat tidak serius dengan laga sepakbola yang sedang berjalan tersebut.
Menurut Luis Milla pertandingan sepakbola berskala nasional ini sudah seharusnya direncanakan dari jauh-jauh hari untuk menghindari hal-hal yang bisa merugikan bagi banyak pihak.
"Di negara ini (Indonesia) harus lebih serius mempersiapkan rencana untuk sebuah pertandingan (sepakbola)," ungkap Luis Milla melalui akun Instagram @persib pada (3/3/2023).
Atas penundaan yang demikian juga, pelatih Persib Bandung itu berharap kejadian seperti ini tidak akan pernah terulang lagi di sejarah persepakbolaan Indonesia kedepannya.
"Saya berharap penundaan ini tidak terulang," sambungnya
Luis Milla menyampaikan bahwa dirinya sebagai pelatih dari tim sepakbola Maung Bandung itu telah merencanakan strategi terbaik untuk bisa tampil dengan maksimal dalam menghadapi Persija.
Baca Juga: Populasi Janda Kota Bandung Meningkat, Desy Ratnasari: Bersatulah!
Namun karena laga antara Persib vs Persija harus mengalami penundaan, Luis Milla akhirnya memilih untuk memberikan kesempatan berlibur selama 2 hari kepada pemain Persib Bandung.
"Semula kami sudah merencanakan program untuk menghadapi pertandingan tapi semuanya tiba-tiba berubah. Saya lebih baik memberikan waktu libur untuk pemain," pungkas Luis Milla dikutip pada (5/3/2023). (*)
Sumber: Instagram @persib
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Badai Pasti Berlalu! 5 Shio Ini Akhiri Masa Sulit dan Banjir Rezeki pada 26 Juni 2026
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km