SuaraBandung.id - Perhelatan pemilu sekitar setahun lagi akan dimulai. Pencarian model pemimpin baru yang berpihak pada rakyat mesti ditinjau sejak saat ini.
Mendengar kata pemilu, persepsi sebagian orang melayang pada money politik. Dimana hanya dengan uang, suara rakyat bisa dibeli dan ia bisa duduk di kursi kekuasaan.
Pertanyaan pun timbul, bagaimana para ustaz, ulama atau lainnya menanggapi hal demikian?
Gus Baha, santrinya Mbah Moen menjelaskan dalam salah satu kajiannya yang tayang di Tik Tok @madhakim bahwa membiarkan orang yang tidak shaleh, tidak solat menjadi Bupati itu dosa.
la mengutip kitab Fathul mulin bahwa membeli suara itu boleh asal yang membelinya orang yang shaleh.
"Kalau ada jabatan, apa itu lurah Presiden Bupati, Gubernur mau direbut orang dzolim, dan orang dzolim mesti menang karena beli itu orang sholeh wajib beli. Anggap saja membeli kebenaran itu bukan suap," ujarnya.
Menurutnya situasi hari ini tuh orang sholeh kurang pintar, karena menganggap setiap DPR suap itu dianggapnya nyuap.
"Padahal selama orang soleh ingin merebut dari yang dzolim dengan cara membeli suara, itu bukan suap tapi membeli kebenaran," ujarnya lagi.
Baginya membeli kebenaran dengan suap itu berbeda.
Baca Juga: Barnabas Sobor Diambang Ukir Sejarah untuk Sepak Bola Indonesia, Hikmah Dicoret Shin Tae-yong?
"Suap itu adalah satu pembiayaan untuk haq jadi batil, sementara membeli kebenaran itu sama dengan jihad." ucapnya.(Mey)
Sumber Tiktok/Madhakiim
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Sampah Hari Ini, Ancaman Masa Depan: Gen Z Tak Boleh Acuh pada Lingkungan
-
Tangisan Driver Ojol Penghasilannya Turun Drastis, Dulu Bisa Rp300 Ribu Per Hari, Sekarang Sulit
-
Waspada Skincare Ilegal! Ini 3 Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Asli atau Palsu
-
Telkomsel Perkuat Layanan Digital Berbasis AI, Fokus Hadirkan Customer Experience Lebih Cepat
-
Erin Serang Balik, Sebut ART Posting Foto Kenzy Taulany dan Akui Sebagai Suami
-
6 Pasang Zodiak Paling Cocok Jadi Couple, Nyambung dan Serasi!
-
4 Parfum Marina di Indomaret untuk Aktivitas Harian, Wanginya Awet dan Harganya Terjangkau
-
Rilis 1 Juli, Elle akan Hadirkan Masa SMA Elle Woods sebelum Legally Blonde
-
Markas Judi Online Lintas Negara di Hayam Wuruk Digerebek, Polisi Sita Banyak Barang Bukti
-
Menyimpan Daging Kurban di Kulkas Apakah Harus Dicuci Dulu? Ini Cara yang Tepat