SuaraBandung.id - Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) rayu adalah hiburan atau bujukan (janji muluk dan sebagainya) untuk menenangkan hati. Dalam hidup, ada sekian banyak perayu yang pernah kita lihat dan dengar.
Para pemimpin mereka merayu rakyat agar mau mencoblosnya. Para lelaki mereka merayu perempuan agar kesemsem padanya. Para perempuan mereka merayu lelaki untuk mencintainya.
Hampir setiap umat manusia pernah merayu. Bahkan setan pun merayu manusia agar terjerembab dalam kubangan dosa dan maksiat.
Rayu-merayu menjadi kosa kata dan tindak-tanduk yang saling terkait dengan usaha memperdaya seseorang atau objek tertentu.
Lalu bagaimana agar kita bisa kebal terhadap rayuan yang memperdaya? Begini Kata Buya Yahya.
Dalam salah satu kajian Buya Yahya yang tayang di YouTube Al-Bahjah TV ( 13/02/2023), dia menjelaskan bahwa rayuan adalah jebakan khayalan.
Dia pun memberikan contoh mudah rayuan dalam konteks pasangan.
“Ada orang suka merayu, padahal modelnya iseng dia. Kayaknya ngajak nikah, padahal iseng. Dia telpon, makan bareng bahkan punya niat zinahi malah, “ ujarnya.
Nah, bagi Buya Yahya kata-kata model begitulah yang disebut rayuan yang menjebak, karena rayuan menggiring objek agar terbuai dengan khayalan.
Baca Juga: 4 Negara Juara Piala Dunia U-20 Paling Banyak
“Nanti aku bangunkan rumah di atas gunung Ciremai. Nah itu khayal, siapa yang mau tinggal di sana coba, “ ujarnya.
Maka, cara untuk melawan rayuan itu adalah dengan memangkas omongan si perayu dan tidak geer.
“Bila ada yang bilang kamu wanita idaman, nah rayuan itu dipangkas dengan bilang, bang apa maksudnya, “ ujarnya lagi.(Mey)
Sumber: YouTube/Al-Bahjah Tv
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Memahami Institusi Pendidikan di Era Digital, Jangan Hanya Percaya Hasil Pencarian
-
Bangun Soliditas Pranata Humas, Kemendagri Perkuat Konsolidasi dan Kompetensi
-
Perkuat Akurasi Penyaluran Bansos, Mendagri Dorong Percepatan Integrasi e-Government
-
Permudah Layanan Administrasi, IKD Dukcapil Raih Top Public Service Application for Ministry
-
Tak Sekadar Olahraga, Tren Komunitas Jadi Cara Baru Masyarakat Indonesia Jalani Hidup Sehat
-
Kepala BGN Buka Suara Terkait Putusan MK, MBG Tetap Jalan Sesuai Rencana
-
Pergantian Jitu John Herdman, Bawa Timnas Indonesia Tembus Tembok Timor Leste
-
The Great Escape, Buku Bergambar tentang Keajaiban dan Kekacauan Saudara
-
Penerapan B50 Dinilai Perlu Diiringi Reformasi Tata Kelola Biodiesel
-
Suami Dilaporkan Kasus Perzinaan, Cut Keke Beri Respons Mengejutkan: Banyak Fitnahnya!