SuaraBandung.id - Merembetnya kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy, anak mantan pegawai pajak bernama Rafael Alun Trisambodo kian tak terbendung.
Salah satunya adalah temuan mega skandal bernilai 300 triliun yang menimpa Kementerian Keuangan (Kemenkeu), usai ayah Mario Dandy resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus mafia pajak.
Penetapan status itu tak lama berselang dari pemeriksaan yang dilakukan kepadanya, karena ada kecurigaan terhadap asal muasal harta benda kepemilikan keluarga Rafael Alun yang sering dipemerkan dan dianggap kurang wajar.
Berdasarkan kronologinya, kecurigaan publik tersingkap usai kasus penganaiayaan yang dilakukan sang anak, Mario Dandy heboh.
Kini, temuan mega skandal bernilai fantastis tersebut dikatakan oleh Mahfud MD, dan sejauh ini telah mendapatkan konfirmasi dari pihak Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Gara-gara hal itu, seorang netizen di Twitter bernama King Purwa (@BosPurwa) lantas mengunggah foto Mario Dandy dan Agnes, lengkap dengan tulisan:
"Gegara 2 bocah ini, terbongkar MEGA SKANDAL kementerian Keuangan 300 T via PPTAK dan Mahfud MD," pada hari Rabu (8/3/2023).
Cuitan tersebut lantas ramai dengan komentar netizen. Bahkan ada tanggapan yang bernada bercanda dengan mengatakan bahwa Agnes, yang diduga bertindak sebagai provokator penganiayaan, adalah seorang intel.
"curiga, sebenrnya agnes ini intel," tulis @kapansarjana_
Baca Juga: Ridwan Bae Mantapkan Diri Maju Pilgub Sultra 2024
"Kalo intel dagangannya ga enak dong?," kata @mybee365 menanggapi.
"kaburrr," tambah @kapansarjana_ (*)
Sumber: Twitter @BosPurwa dan @kapansarjana_
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga