SuaraBandung.id - Bagaimana jika seseorang sempat tersesat dengan kepercayaan yang ia yakini dan menemukan jalan untuk memeluk Islam?
Buya Yahya menjawab pertanyaan tersebut melalui pertanyaan seorang jamaah yang mengaku dibesarkan dengan kepercayaan lain, namun akhirnya menemukan petunjuk untuk meyakini ajaran Islam.
Bahkan lelaki itu mengaku telah dinikahkan dengan seorang wanita muslim, oleh ibu angkatnya yang memeluk agama lain. Namun tetap merahasiakan keyakinan pribadinya terhadap Islam selama 5 tahun.
Perihal hal itu, Buya Yahya mengatakan bahwa ketika seseorang sudah menemukan kebenaran dalam Islam, maka segerakanlah bersyahadat dan masalah lainnya mari bereskan bersama-sama.
“Kemudian Anda sudah menemukan jalan, maka kuatkan keyakinanmu itu dan jangan ragu lagi. Sudah benar Anda menemukan islam,” ungkap Buya Yahya, Selasa (14/3/23).
Tidak ada penundaan bagi kebaikan seperti ucap Buya Yahya, “maka cepatlah bersyahadat hari ini, kalau ada no telefonnya biar mendengar atau bisa telepon dengan kita. Jadi langsung bersyahadat, agar anda masuk wilayah Islam dan tobatmu saat itu juga."
Kemudian Buya Yahya juga menegaskan, bawasannya jangan tobat dengan menunggu khitan. Hari ini sudah waktunya menyesal, setelah menemukan kebenaran dan ikuti kebenaran yang kau yakini.
“Khitan menurut Imam As-Syafi’I adalah sebuah kewajiban baik laki ataupun perempuan. Tapi dalam mazhab lain, Imam Malik mengatakan lebih melihat kondisi terlebih dahulu,” ungkap Buya Yahya.
Karena ada kasus orang yang masuk Islam dan ia sudah tua atau mempunyai penyakit gula, maka tidak sepantasnya untuk khitan lebih dahulu ketimbang syahadat.
“Jadi syahadat dulu, masalah khitanan nanti. Tapi khitan itu menurut orang normal, akan menjadi sehat serta menjaga lebih baik. Karena secara medis pun itu sehat,” pungkasnya Buya Yahya.
Islam itu bentuk keindahan dan kemudahan bagi orang yang menganut ajaranya, dan kesulitan hanya pada orang yang belum mengerti Agam Islam Itu seperti apa. (*/Alina)
Sumber: YouTube AL-Bahjah TV
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa
-
Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu
-
Port FC Petik Tiga Poin, Sarawut Treephan Sebut Kemenangan atas PSMS Jadi Modal Penting
-
Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!
-
Napi Lapas Pekanbaru Belum Ditemukan, Kabur saat Ambil Obat di Apotek
-
Dihukum 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Tetap Tangani Persija
-
Perkuat Sektor Wing Back, Kendal Tornado FC Datangkan Eks Pemain Timnas U-19
-
Karhutla Mengamuk di Kubu Raya, Nyaris Lahap Permukiman Warga
-
Pembagian Seragam Gratis Pemprov Kaltim Terlambat, Orangtua Terpaksa Beli Dulu