SuaraBandung.id – Band Radja mengungkapkan bahwa mereka mendapat ancaman pembunuhan dari seorang yang diduga memiliki jabatan penting di Malaysia.
Tiga anggota band Radja mengungkapkan bahwa kasus tersebut sudah diajukan ke pengadilan.
Ian, vokalis band Radja, kemudian menuturkan bahwa mereka mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku tidak mau mengakui tindakannya.
Ia juga menyampaikan bahwa pengadilan akan memproses sidang kasus pada tanggam 3 Mei mendatang.
Pelaku tindak ancaman pembunuhan terdiri dari dua orang yang sudah membuat surat pernyataan minta maaf, namun tidak menghadap pimpinan KJRI di sana.
Radja cukup kecewa dengan tindakan kedua pelaku yang dinilai tidak menghargai KJRI.
Hal ini mungkin terjadi karena si pelaku memiliki jabatan sekelas ajudan di Indonesia.
“Si pelaku ini adalah merupakan ajudan kalau kita di sini disebutnya ajudan, pegawai khas. Jadi dari pemerintahan lumayan tinggi di sana,” jelas Ian, Sabtu (18/3/2023).
Band Radja sendiri masih memastikan kebenaran tentang jabatan pelaku, apakah benar-benar ajudan atau tidak.
Baca Juga: Profil Pelatih Palestina, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday
Radja mengkhawatirkan apabila memang pelaku memiliki jabatan yang cukup penting, nantinya dapat membelokkan hukum yang berlaku di sana.
Ian mewakili bandnya, mengungkapkan bahwa mereka tidak ingin kejadian serupa terulang kembali, sehingga menekan agar proses pengadilan berjalan tanpa intervensi.
“Harapan kami, kami tidak ingin kasus ini, hukum yang sedang berjalan diintervensi oleh pihak luar,” jelas Ian.
“Jika mampu si pelaku mampu membayar jaminan, dia dibebaskan, kita hargai itu, tapi proses hukum tetap berjalan. Jadi kami berharap jangan sampai ada intervensi dari pihak luar, sehingga memblurkan kasus ini,” tambahnya.(*)
Sumber: Youtube Cumicumi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus