SUARA BANDUNG– Sebagai seorang yang lahir dari desa, Kaesang Pangarep menuturkan bahwa Presiden Jokowi kalau makan amat sederhana.
Kesederhanaan itu bukanlah buat-buatan semata, sebab menurut Kaesang Pangarep bapaknya itu lidahnya bukan lidah kota melainkan desa.
“Soalnya gak doyan kan kalau bukan dikasih yang simple-simple. Bukan karena ini, tapi karena lidahnya lidah deso,” ujar Kaesang Pangarep seperti dikutip oleh Bandung.suara.com dari DeHakim Story pada Senin (10/4/2023).
Pun Kaesang mengakui bahwa bapaknya akan senang apabila diberikan tempe goreng.
“Ah, bapak tuh dikasih tempe goreng sudah seneng banget kok,” ujarnya.
Seperti sudah diketahui bersama, Presiden Jokowi memanglah orang yang lahir di desa.
Tepatnya ia lahir di Surakarta yang diasuh oleh kebudayaan Jawa yang lumayan erat.
Namun, rahim pikiran Jokowi dahulu berada di kaum bawahan alias wong cilik sehingga tak heran apabila makanan yang Presiden Jokowi sama dengan menu makan rakyat pada umumnya. (*)
Sumber: YouTube DeHakim Story
Baca Juga: Tegas! El Rumi Tidak Peduli Dijodohkannya dengan Bulan Sutena: Jomblo dan Bahagia
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba