SUARA BANDUNG - Laznas PYI jalani Audit Sertifikasi ISO 9001:2015 untuk tingkatkan kepercayaan masyarakat.
Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) PYI Yatim dan Zakat belum lama ini menjalani audit sertifikasi ISO 9001:2015 oleh British Standardization International (BSI) dalam dua tahap.
Diketahui Audit ISO 9001 merupakan standar internasional yang menetapkan persyaratan untuk Sistem Manajemen Mutu.
Jenis ISO ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1986 oleh International Organization for Standardization (ISO), sebuah badan internasional yang terdiri dari badan standar nasional yang beranggotakan lebih dari 160 negara.
Lebih lanjut, audit dilaksanakan pada bulan Maret dan April di Kantor Manajemen
Laz PYI yang berlokasi di Jalan Holis Nomor 6, Kelurahan Cibuntu, Kota Bandung.
Tujuan dari audit adalah untuk memastikan Laznas PYI telah memenuhi standar
internasional sebagai lembaga yang memiliki manajemen mutu dan sistem yang terdokumentasi.
Ketua Auditor BSI, Eko Purwanto, mengatakan audit ISO 9001:2015 dilakukan untuk
memastikan Laznas PYI sudah memenuhi standar internasional untuk manajemen
mutu.
“Laznas PYI Yatim dan Dhuafa telah memenuhi standar Internasional. Audit ini mencakup pemeriksaan dokumen, penilaian kinerja organisasi, serta verifikasi implementasi sistem manajemen mutu yang telah dikembangkan,” ungkap Ketua Auditor BSI, Eko Purwanto, bandung.suara.com, Jumat, (21/4/2023).
Standar internasional ini memberikan kerangka kerja untuk pengelolaan organisasi yang efektif dan efisien, termasuk manajemen risiko, peningkatan proses, dan pengukuran kepuasan pelanggan.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Liburan Kala Cuti Lebaran 2023 di Bandung dan Sekitarnya: Indah Banget!
Dalam hal ini, Laznas PYI berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan
manajemen dalam pengelolaan zakat melalui implementasi standar ISO 9001:2015.
Saat ini, Laznas PYI masih menunggu hasil audit ISO 9001:2015 yang telah dilakukan oleh BSI.
Audit ini merupakan bagian dari upaya PYI untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan manajemen dalam pengelolaan zakat.
Menurut Tomi Irawan, Direktur Laznas PYI, audit ini diharapkan dapat membantu Laznas PYI dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat.
"Kami berharap hasil audit ISO 9001:2015 ini dapat meningkatkan kinerja dan kepercayaan masyarakat terhadap Laznas PYI," kata Tomi Irawan saat ditemui dikantor Laznas PYI Yatim dan Dhuafa.
Ketua Yayasan PYI Yatim dan Zakat, Muhammad Alwi Permana, juga menyatakan
harapannya bahwa dengan pelaksanaan audit ISO 9001:2015 ini, Laznas PYI dapat
meningkatkan kualitas tata kelola manajemen dalam pengelolaan zakat serta memberikan transparansi dan akuntabilitas yang lebih baik.
"Semoga dengan pelaksanaan audit ISO 9001:2015 ini, tata kelola manajemen LAZNAS
PYI Yatim. Zakat terus meningkat ke arah yang lebih baik dan berdampak positif pada
kualitas kinerja terbaik dalam penghimpunan dan penyaluran zakat," ungkap Muhammad Alwi Permana dengan penuh harap. (akhi/*)
Berita Terkait
-
Jangan Salah! Ini Makna Kembali Bersuci pada Hari Raya Idul Fitri Menurut Ustadz Buya Yahya
-
Olla Ramlan Ingin Berhubungan Suami-Istri di Malam Terakhir Bulan Ramadhan? Ustadz Abdul Somad: Berwudhu Saja
-
Tambalan bagi Puasa Sia-sia? Buya Yahya: Menyesal
-
Hakikat Puasa di Bulan Ramadhan? Ustadz Abdul Somad: Selalu Diperhatikan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik