SUARA BANDUNG – Yayasan dan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) PYI
Yatim dan Zakat meraih hasil memuaskan dengan predikat baik pada Audit Syariah yang dilakukan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI.
Dalam kegiatan ini, Tim Auditor Syariah yang terdiri dari Ketua Tim Auditor, Ahmad Nida. Kemudian ada anggotanya, Hasyim Prasetyo yang langsung disambut oleh Ketua Yayasan Panti Yatim Indonesia, Muhammad Alwi Permana, Direktur LAZ Tomi Irawan, dan Sekretaris Yayasan Rusmawan, serta Ketua Dewan Syariah Ust. Idan Abdulrahman, SPd, MM.
Menurut Ketua Tim Auditor Syariah Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, Ahmad Nida, audit syariah merupakan bentuk kepatuhan terhadap fatwa dan undang-undang yang berlaku.
Tujuannya adalah untuk menilai kepatuhan lembaga terhadap undang-undang dan
prinsip syariah yang menjadi garis utama untuk penyelenggaraan organisasi pengelola zakat dan yayasan.
Audit syariah ini berlangsung selama delapan hari, dari tanggal 5 April hingga 12 April 2023.
Dengan ruang lingkup yang diuji mencakup manajemen dan tata kelola, penghimpunan, dan penyaluran zakat.
Ruang lingkup yang dimaksudkan mengacu pada Undang-Undang Zakat Nomor 23 Tahun 2011, Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, serta Keputusan Menteri Agama (KMA) 606 Tahun 2020.
Dalam sambutannya Muhammad Alwi Permana selaku Ketua Yayasan berharap dengan
adanya audit ini menjadi pertanggungjawaban PYI kepada Negara dan masyarakat.
“Dengan dilakukan audit syariah ini sebagai pertanggungjawaban kami kepada Negara dan umat. Semoga dengan hal demikian dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terutama Muzaki kepada Laznas PYI. Serta meningkatkan kinerja Amil sebagai lembaga pengelola zakat. Sehingga tercipta tata kelola Laznas PYI yang baik atau Good Amil Governance,” ungkap Muhammad Alwi Permana saat menyampaikan sambutannya, Jumat, (21/4/2023).
Direktur Laznas PYI Yatim dan Zakat, Tomi Irawan juga turut menyampaikan rasa syukur
dan bahagianya karena predikat lembaga yang baik dan terpercaya telah diraih Yayasan dan Laznas PYI Yatim dan Dhuafa menjadi hasil audit syariah.
“Audit Syariah ini merupakan yang pertama kali bagi kami. kendatipun begitu, kami sangat bersyukur dan bahagia karena hasil yang diberikan oleh Tim Auditor Syariah Kementerian Agama kepada Laznas PYI Yatim dan Zakat adalah predikat Baik,” Tomi Irawan saat ditemui dikantor Lanzas PYI Yatim dan Dhuafa.
Adapun hasil Audit Syariah ini disampaikan langsung oleh Ketua Tim Auditor Syariah
Inspektorat Jendral Kementerian Agama, Ahmad Nida MM. QIA, SAS dalam sambutannya.
“Alhamdulillah, Audit keuangan PYI Yatim dan Zakat yang berhasil meraih predikat WTP ini menunjukkan konsistensi dan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan oleh yayasan. Transparansi dan akuntabilitas yang terus ditingkatkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap PYI sebagai lembaga yang transparan dan profesional dalam pengelolaan dana ZIS dan dana sosial keagamaan lainnya," ungkap Ahmad Nida. (akhi/*)
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
5 Sepeda Hybrid Paling Nyaman Buat Gowes, Siapkan untuk Teman Ngabuburit
-
Mantan Menlu hingga Akademisi Kumpul, Apa yang Dibahas Intensif dengan Presiden Prabowo?
-
Heboh Selebgram Non-Muslim Berbusana Ketat di Masjid Nabawi, Celine Evangelista Murka
-
35 Kode Redeem FF 7 Februari 2026: Bocoran Lengkap P Joker Revenge, Transformasi Peta Bermuda Gurun
-
Nova Arianto Soroti Kekuatan China Jelang Uji Coba, Garuda Wajib Waspada?
-
Liburan Hemat ke Singapura: Tips Praktis untuk Traveler Indonesia
-
Jerry Aurum Kaget Banget, Baru Tahu Denada Sudah Punya Anak sebelum Menikah
-
Cara Nikita Willy Kenalkan Puasa Tanpa Paksa ke Anak
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Kabel Lampu Jalan Jadi Sasaran Komplotan Pencuri di Bekasi