SUARA BANDUNG - Setelah sempat ramai kasus penganiayaan Mario Dandy cs terhadap David Ozora selama lebih kurang dua bulan, kini lini masa di media sosial kembali diramaikan dengan pemberitaan terkait penganiyaan yang dilakukan oleh anak anggota kepolisian bernama Aditya Hasibuan terhadap Ken Admiral, seorang mahasiswa asal Sumatera Utara.
Melihat kejadian ini, warganet menilai kasus penganiyaan Aditya Hasibuan terhadap Ken Admiral hampir sama dengan kasus kasus penganiyaan Mario Dandy cs terhadap David Ozora. Alasannya, aksi kekerasan tersebut dilakukan secara brutal oleh anak pejabat atau aparat.
Diketahui, Aditya Hasibuan merupakan anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan, anggota Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Bahkan pada saat kejadian, AKBP Achiruddin Hasibuan sempat memerintahkan seseorang untuk mengambilkan senjata laras panjang di rumahnya.
Sebelum ramai kasus penganiyaan Mario Dandy terhadap David Ozora, Senin (20/2/2023), ternyata peristiwa penganiyaan Aditya Hasibuan terhadap Ken Admiral lebih dulu terjadi, Kamis (22/12/2023).
Berawal dari cuitan @mazzini_gsp yang membagikan utas melalui akun twitter miliknya, Selasa (25/4/2023) kasus ini menjadi viral dan menyebarluas diketahui publik. Padahal, Ken Admiral sudah melaporkan kejadian penganiayaan yang menimpa dirinya pada Kamis (22/12/2022) pukul 21.03 WIB ke Polrestabes Medan.
Lalu, seorang warganet bertanya, "2022, knp baru rame skrg? Tp ttp perlu ada keadilan sih.," tanya @kanghelmi (25/4/2025).
Ada yang menilai bahwa kasus ini baru diproses karena budaya penanganan kasus di Indonesia terbilang lambat, harus viral dulu baru ditindaklanjuti. Ada juga yang menilai karena faktor kepentingan atau terlapor mempunyai jabatan, relasi dan pengaruh di institusi tertentu.
"Duhh pake nanya. Kaya baru tau polisi indo aja. Kan blm viral ky kasus mario dandy," jawab @whattttnottt
"Namanya republik viralnesia, Kl ngk viral ngk jalan," tulis @ZZaxian.
Baca Juga: PPP Harap KIB Satu Suara Dukung Ganjar Pranowo, Golkar dan PAN Setuju?
"Biasa bang, kan pelakunya (si ayah) lumayan ada jabatan di kepolisian sana. Ya pasti ga diusut lah. Padahal ini kasus sebelum kasus mario dandy, kakak korban jg influencer di IG tp ya gitu. Mungkin kurang viral dan ada tekanan di internalnya. Kayanya pas viral di twitter baru deh," kata @Thankyo27858791.
Namun, menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Sumaryono, kendala yang ditemui penyidik dalam proses pengusutan adalah korban atau pelapor masih berada di luar negeri karena menempuh pendidikan.
“Saudara pelapor itu melaksanakan tugas belajar di luar negeri sehingga baru beberapa hari yang lalu saudara pelapor datang ke Medan dan kita lakukan penyidikan,” kata Sumaryono, Selasa (25/4/2023).
Selain itu karena ada komplain dari pihak korban dan pelaku, pada 28 Februari 2023, kasus tersebut ditarik ke Polda Sumut. Padahal pada tanggal 27 Februari 2023 kasus penganiayaan tersebut sebetulnya sudah naik ke proses sidik oleh Polrestabes Medan. (*)
Sumber: Twitter @mazzini_gsp
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota
-
Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Reaksi Geram Publik Korsel Usai Timnas Voli Indonesia Cetak Sejarah di AVC Cup 2026