/
Sabtu, 29 April 2023 | 06:00 WIB
Selebgram Lina Mukherjee saat makan babi sambil membaca bismillah yang mengantarkannya ke jalur hukum. (Youtube/Lina Mukherjee)

SUARA BANDUNG - Selebgram Lina Mukherjee alias Lina Lufiawati ditetapkan sebagai tersangka penistaan agama oleh Polda Sumatera Selatan, berkat konten makan babi dengan mengucapkan bismillah.

Diketahui, Lina Mukherjee belum lama ini membuat konten makan babi dengan mengucap bismillah dengan dalih menjawab tantangan dari warganet.

Perbuatan Lina Mukherjee makan babi sambil baca bismillah itu membuat geram warganet. Seorang pengacara bernama Syarif Hidayat melaporkan hal itu sebagai penistaan agama.

Dalam klarifikasinya melalui insta story @linamukherjee_, Lina mengaku sudah 3 kali meminta maaf di berbagai media. Ia bahkan membantah mangkir dari panggilan polisi.

Lina Mukherjee berkilah baru pertama kali mendapatkan panggilan polisi untuk melakukan klarifikasi pada 19 April lalu. Namun ia tak memenuhi panggilan tersebut karena masih ingin merayakan Lebaran dengan keluarga.

Perempuan berkulit eksotis ini mengaku risih, ketika pelapor justru mengungkit masalalu ia dengan pasangannya. Pasalnya, Lina sering disebut kebal hukum lantaran memiliki kenalan orang tak biasa.

Meski mengaku salah dan sudah meminta maaf, Lina membantah tak kooperatif. Ia juga mengaku saat jelang Lebaran, lambungnya tengah sakit, serta pengacaranya tak bisa menjalankan kuasanya.

"Pengacara aku juga tanggal segitu belum bisa (memenuhi panggilan polisi). Aku juga sakit, lambungku kambuh. Makannya ada niatan setelah Lebaran (klarifikasi di kantor polisi)," jelasnya seperti dikutip pada Sabtu (28/4/2023).

Lantaran baru satu kali mangkir, selebgram itu merasa tidak bisa disebut melecehkan hukum. Ia justru meminta agar pelapor fokus untuk membimbingnya ke arah yang benar.

Baca Juga: Sinopsis The Roundup: No Way Out, Aksi Ma Dong Seok Jadi Seorang Detektif

Usai dikabarkan menjadi tersangka penistaan agama karena makan babi sambil baca bismillah, Lina Mukherjee mengaku akan datang ke Polda Sumsel pada 3 Mei. Ia mengklaim panggilan itu diagendakan untuk klarifikasi. (*) 

Sumber: Instagram @linamukherjee_

Load More