- Petugas telah mencopot mural wajah mantan Gubernur Ridwan Kamil dari dinding Underpass Dewi Sartika, Depok.
- Pencopotan dilakukan sebagai bagian penataan ruang publik agar selaras dengan identitas Kota Depok.
- Langkah ini diambil berdasarkan aspirasi masyarakat Depok untuk diganti dengan pahlawan lokal Depok.
Suara.com - Jejak visual mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Kota Depok mulai dihapus. Mural wajah Ridwan Kamil yang selama ini terpampang di dinding Underpass Dewi Sartika kini dicopot oleh petugas.
Proses pencopotan itu terekam dalam video yang diunggah akun Instagram @depok24jam.
Dalam video, terlihat petugas berseragam kuning naik ke atas perancah untuk menurunkan satu per satu ornamen mural bergaya pop-art yang membentuk siluet wajah pria yang akrab disapa Kang Emil.
Akun tersebut menarasikan, pencopotan dilakukan sebagai bagian dari penataan ulang ruang publik agar lebih selaras dengan identitas Kota Depok.
“Petugas Dinas PUPR melakukan pencopotan visual bertema Jabar Juara serta ikon wajah Ridwan Kamil di Underpass Dewi Sartika sebagai bagian dari penataan ulang ruang publik agar lebih selaras dengan identitas Kota Depok,” tulis @depok24jam.
Kepastian alasan pencopotan itu disampaikan langsung oleh petugas Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat, Uci Sanusi.
Ia menegaskan, langkah tersebut dilakukan berdasarkan aspirasi masyarakat Depok.
“Ya, ini adalah terkait dengan pencopotan atau penurunan daripada gambar Bapak Ridwan Kamil dan kata ‘Juara’ untuk diganti berdasarkan aspirasi daripada masyarakat Kota Depok, akan… insya Allah akan diganti dengan pahlawan yang ada di Kota Depok,” ujar Uci.
Uci menambahkan, pekerjaan tersebut merupakan instruksi langsung dari pimpinan di lingkungan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat.
Baca Juga: Angka Pernikahan di Indonesia Merosot Tajam, Atalia Praratya Sebut Perceraiannya Bukan Contoh Baik
“Adapun pekerjaan ini instruksi langsung daripada Kepala Bidang Pemeliharaan itu di Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat. Kami mohon doanya agar pekerjaan ini berjalan dengan lancar dan aman. Demikian informasinya,” lanjutnya.
Underpass Dewi Sartika sendiri merupakan salah satu proyek infrastruktur strategis yang diresmikan langsung oleh Ridwan Kamil pada awal 2023.
Kehadiran mural wajahnya kala itu kerap dipandang sebagai simbol kuat kehadiran Pemerintah Provinsi Jawa Barat di jantung Kota Depok.
Namun kini, sejumlah warga menilai visual tersebut sudah tidak lagi relevan, terutama karena menampilkan sosok personal di fasilitas publik yang dibangun dari anggaran negara.
“Sejumlah warga menilai visual tersebut sudah tidak relevan, terutama karena menampilkan sosok personal di fasilitas publik yang dibangun dari anggaran negara,” tulis akun @depok24jam.
Aspirasi masyarakat pun menguat agar ruang publik di Depok ke depan menampilkan identitas yang lebih mencerminkan karakter, sejarah, dan kebanggaan lokal, termasuk figur pahlawan daerah.
Berita Terkait
-
Drama Aura Kasih Berlanjut, Berpeluang Dipanggil KPK Terkait Ridwan Kamil di Luar Negeri
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
KPK Ungkap Ambil Informasi dari Medsos soal Ridwan Kamil, Singgung Isu Aura Kasih?
-
Kasus Korupsi Iklan Bank BJB, KPK Telusuri Komunikasi Ridwan Kamil dan Aliran Dana Miliaran
-
Angka Pernikahan di Indonesia Merosot Tajam, Atalia Praratya Sebut Perceraiannya Bukan Contoh Baik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK