SUARA BANDUNG - Nama Syakirah viral setalah video seksi yang diduga dirinya tersebar luas di jagat media. Hingga saat ini, video viral dari Tiktoker Syakirah masih banyak dicari oleh pengguna internet di berbagai platform media sosial.
Memiliki paras cantik dan lekuk tubuh ideal, hal itu tentu menjadi daya tarik tersendiri khususnya bagi kaum pria yang penasaran untuk dapat melihat video Syakirah yang sedang viral itu.
Namun bagi pengguna internet, sebaiknya lebih berhati-hati dalam mengakses link atau tautan tertentu. Anda perlu mewaspadai ancaman nyata dalam menggunakan media sosial, berupa phising dan malware.
Mengutip dari laman niagahoster.co.id, malware adalah perangkat lunak yang diciptakan untuk menyusup atau merusak sistem komputer, server atau jejaring komputer tanpa izin (informed consent) dari pemilik.
Malware bisa menyebabkan kerusakan pada sistem komputer dan memungkinkan juga terjadi pencurian data/informasi.
Sedangkan phising adalah upaya untuk mendapatkan informasi data seseorang dengan teknik pengelabuan. Data yang menjadi sasaran phising adalah data pribadi (nama, usia, alamat), data akun (username dan password), dan data finansial (informasi kartu kredit, rekening).
Sesuai namanya, phising diibaratkan sedang memancing. Hacker memancing korban (pengguna internet) untuk mengakses link atau tautan tertentu.
Warganet yang penasaran dengan konten yang sedang viral, biasanya mudah terpengaruh dengan caption dan link yang disertakan. Padahal di waktu yang sama hacker sedang berupaya untuk mencuri data pengguna.
Baik malware maupun phising, keduanya tentu dapat merugikan pengguna internet. Oleh karena itu, kita harus waspada dan teliti ketika akan mengakses link tertentu. Jangan mudah terkecoh dengan link yang tersebar dan dikemas dengan caption konten viral. (*)
Baca Juga: Cawe-cawe Urusan Pilpres 2024, Waketum Demokrat Sebut Jokowi Sedang Kumandangkan Perang
Sumber: YouTube SEPUTAR INDO dan niagahoster.co.id
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim