SUARA BANDUNG - Jokowi merupakan Presiden Republik Indonesia yang dikenal dengan kesederhanaannya.
Bahkan Presiden Jokowi dari kesederhanaannya itu, ia berani langsung turun ke masyarakat langsung.
Presiden Jokowi turun kemasyarakat tidak harus dengan pengawalan seperti layaknya pemimpin pada umumnya, ia begitu berbaur dengan warga setempat.
Tidak hanya itu, Presiden Jokowi dikenal dengan ketegasannya ketika mengahadapi suatu persoalan, ia berani memutuskan dengan tegas terkait masalah tersebut.
Dari kesederhanaan Presiden Jokowi itu ternyata di afirmasi oleh Hendri Satrio sebagai pakar Komunikasi Politik, yang menyebutkan bahwa hal tersebut merupakan kriteria utama untuk pemimpin di Indonesia.
Menurut Hendri Satrio, warga Indonesia itu mementingkan kriteria yang sederhana, begitu juga yang dilakukan Presiden Jokowi.
Bahkan, Hendri Satrio mengatakab bahwa kriteria yang harus ada bagi pemimpin di Indonesia itu harus tegas, dan Presiden Jokowi pun cukup tegas dalam menyikapi sesuatu permasalahan.
Bedahalnya dengan kriteria pemimpin yang harus ada di banyak Negara Dunia, mereka lebih mementingkan pemimpin yang jujur.
"Ternyata warga-warga Negara Dunia itu, kalau milih pemimpin tuh kriteria yang utama jujur. Di Indonesia, jujur itu nomor 4 atau nomor 5, yang pertama biasanya tegas, sederhana lebih milih itu," jelasnya Hendri Satrio dikutip, Selasa (30/5/2023).
Baca Juga: Kasus Mutilasi di Solo: Kisah Kursi Merah Jadi Saksi Bisu Suyono Habisi Nyawa Rohmadi
Karena jujur itu merupakan sikap alami manusia dan menjadi sebuah sikap dasar bagi pemimpin, begitu juga seperti Nabi Muhammad SAW yang memperlihatkan kejujuran sampai diberi gelar Al-Amin. (*)
Sumber: Youtube Bambang Widjojanto
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Negara Tak Boleh Jadi Algojo, Mengapa Menteri Pigai Larang Polisi Tembak Mati Begundal?
-
Sinopsis Husbands in Action: Misi Penyelamatan Mantan Istri yang Penuh Kekacauan
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Slank Jadi Kejutan Besar di Java Jazz Festival 2026, Tampil Lagi Setelah 17 Tahun
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Cara Cerdas Kelola Keuangan Jangka Panjang di Tengah Fenomena Gap Literasi Finansial