SUARA BANDUNG - Lagi-lagi Coach Justin atau Pria yang memiliki nama lengkap Justinus Lhaksana, buka suara soal netizen kubu "lokal pride".
Sebutan "lokal pride" muncul saat netizen mengkritik terobosan PSSI yang mengambil pemain keturunan untuk bermain di Timnas Indonesia.
Kata "lokal pride" di dunia sepakbola tanah air makin populer setelah asisten pelatih Bima Sakti, yakni Markus Horison mengucapkan kalimat tersebut saat perayaan kemenangan Timnas Indonesia U16 pada ajang AFF kelompok umur.
Maka sebagian netizen, mendefinisikan kubu anti naturalisasi atau keturunan dengan sebutan "lokal pride".
Pada suatu kesempatan, Coach Justin yang sebagai pundit atau pengamat sepakbola senior tanah air akhirnya bersuara.
Dikutip dari YouTube maenmaen, (2/7/2023), Coach Justin menanggapi fenomena " lokal pride " adalah hak mereka.
Namun, ia merasa sedih, karena sejatinya PSSI sebagai Federasi mengambil keputusan memilih pemain keturunan karena adanya kekurangan di pemain lokal kita.
"Itu Coach di kalangan netizen, kita sering nemu Lokal Pride," tanya host.
"Itu hak mereka, hak mereka, tapi untuk gue si agak menyedihkan. Ibaratnya gue bikin kesalahan, gue salahkan orang lain," jawab Justinus Lhaksana.
Baca Juga: Justin Hubner Disorot Media Luar Negeri sebagai Pemain Masa Depan Timnas, Teman Bek Wolves: Kembali!
Menurut Pria yang juga pernah melatih Timnas Futsal Indonesia, hal seperti itu merupakan tipe netizen tanah air.
"Dan ini tipikal netizen wakanda," ujarnya.
"Ini bukan masalah nasionalis, tapi masalah ego, lu salahin orang," sambungnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga