/
Minggu, 02 Juli 2023 | 20:00 WIB
Coach Justin sentil kubu Lokal Pride yang anti naturalisasi Timnas. (YouTube/maenmaen)

SUARA BANDUNG - Lagi-lagi Coach Justin atau Pria yang memiliki nama lengkap Justinus Lhaksana, buka suara soal netizen kubu "lokal pride".

Sebutan "lokal pride" muncul saat netizen mengkritik terobosan PSSI yang mengambil pemain keturunan untuk bermain di Timnas Indonesia.

Kata "lokal pride" di dunia sepakbola tanah air makin populer setelah asisten pelatih Bima Sakti, yakni Markus Horison mengucapkan kalimat tersebut saat perayaan kemenangan Timnas Indonesia U16 pada ajang AFF kelompok umur.

Maka sebagian netizen, mendefinisikan kubu anti naturalisasi atau keturunan dengan sebutan "lokal pride".

Pada suatu kesempatan, Coach Justin yang sebagai pundit atau pengamat sepakbola senior tanah air akhirnya bersuara.

Dikutip dari YouTube maenmaen, (2/7/2023), Coach Justin menanggapi fenomena " lokal pride " adalah hak mereka.

Namun, ia merasa sedih, karena sejatinya PSSI sebagai Federasi mengambil keputusan memilih pemain keturunan karena adanya kekurangan di pemain lokal kita.

"Itu Coach di kalangan netizen, kita sering nemu Lokal Pride," tanya host.

"Itu hak mereka, hak mereka, tapi untuk gue si agak menyedihkan. Ibaratnya gue bikin kesalahan, gue salahkan orang lain," jawab Justinus Lhaksana.

Baca Juga: Justin Hubner Disorot Media Luar Negeri sebagai Pemain Masa Depan Timnas, Teman Bek Wolves: Kembali!

Menurut Pria yang juga pernah melatih Timnas Futsal Indonesia, hal seperti itu merupakan tipe netizen tanah air.

"Dan ini tipikal netizen wakanda," ujarnya.

"Ini bukan masalah nasionalis, tapi masalah ego, lu salahin orang," sambungnya.(*)

Load More