- Massa demonstran mahasiswa dan masyarakat sipil bertahan di kawasan M.H. Thamrin hingga Dukuh Atas, Jumat petang.
- Kedatangan rombongan mahasiswa IPB pada pukul 17.54 WIB menambah kekuatan massa di tengah ketatnya barikade kepolisian.
- Aksi unjuk rasa menyebabkan kelumpuhan total arus lalu lintas di pusat Jakarta hingga Jumat malam pukul 18.23.
Suara.com - Massa aksi di Kawasan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, masih bertahan memasuki Jumat petang (12/6/2026). Barisan demonstran dilaporkan meluber dan mengular hingga ke kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat.
Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih tertahan oleh barikade ketat aparat keamanan di ruas Jalan M.H. Thamrin.
Ketegangan sempat terasa saat gelombang massa terus merangsek maju di tengah pengawalan ketat kepolisian.
Pantauan di lokasi, kekuatan massa semakin berlipat ganda saat rombongan besar mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor (IPB) tiba dan bergabung di titik aksi sekitar pukul 17.54 WIB.
Kehadiran mereka seolah menjadi suntikan energi baru bagi ribuan demonstran yang sudah memadati jalanan sejak siang.
Kondisi jalanan kini lumpuh total, tertutup oleh lautan mahasiswa dan elemen masyarakat sipil. Pekik yel-yel perlawanan dan orasi politik yang menggelegar terus membakar semangat massa.
Seorang orator dari mahasiswa IPB membakar semangat rekan-rekannya agar tidak mundur selangkah pun.
"Kawan-kawan kita baru datang. Jangan sampai keringat kita yang datang dari Bogor....kita tetap bertahan!" serunya dari atas mobil komando.
Suasana semakin syahdu sekaligus heroik saat lagu "Buruh Tani" bergema di udara, bersahut-sahutan dengan suara klakson kendaraan yang terjebak di sekitar Bundaran Hotel Indonesia.
Baca Juga: Alasan Polisi Larang Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Takut Jakarta Lumpuh
Hingga pukul 18.23 WIB, barisan massa masih solid dan memanjang hingga ke area Dukuh Atas. Meski malam mulai turun, semangat massa belum surut.
Teriakan "Revolusi... revolusi!" terus menggema, bersahut-sahutan dari barisan terdepan hingga ke barisan paling belakang, menandakan aksi masih akan terus berlanjut.
Reporter: Cornelius Juan Prawira
Berita Terkait
-
Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo
-
Aksi di Jantung Ibu Kota, Mahasiswa Desak Pemerintah Dengarkan Aspirasi Rakyat
-
'BBM Kalian Mahal!' Riuh Klakson Pengendara di Sudirman Dukung Demo Mahasiswa
-
Alasan Polisi Larang Mahasiswa Demo di Bundaran HI, Takut Jakarta Lumpuh
-
Kisah Ade dan Obed, PKL yang Ketiban Rezeki Nomplok di Tengah Riuhnya Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Komisaris Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
-
Siasat Licik Andrew Mulyono Dekati Lodewyk Pusung Demi Kuasai Proyek Motor BGN Rp1 Triliun!
-
Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita
-
Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya
-
Negara Boncos Rp1 Triliun per Bulan, DPR Desak MBG Disetop Sementara
-
Bantah Klaim BEM UI, Polda Metro: Sampai Detik Ini Tak Ada Surat Pemberitahuan Demo
-
DEN Temukan Potensi 9 Juta Barel Tangki Minyak Menganggur, Disiapkan untuk Kondisi Krisis
-
'Ada Bukti Transfer Uang'! Pengakuan Saksi dalam Kasus Suap Impor Bea Cukai
-
Jangan Tunggu Rakyat Menjerit! Guru Besar UMY Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Energi Nasional
-
Sita Bom Molotov! Polisi Tangkap 2 Orang Diduga Ingin Tunggangi Demo Mahasiswa di Jakarta