SUARA BANDUNG- Asisten Deputi Potensi Kemandirian Pemuda Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama Kreasi Indo Multi Pesona menggelar program Ngoprek Digital sesi 3 pada Jum'at (7/7).
Dalam program tersebut, Kemenpora mendatangkan Edwin Syarif Agustin praktisi IT sebagai Narasumber dalam acara tersebut.
Sekitar 50an Peserta yang hadir di Lt. 2 Wisma Kemenpora dan ratusan peserta secara hybrid dari berbagai universitas dan komunitas pemuda di Jabodetabek mengikuti dengan antusias kegiatan ini.
Edwin membahas lebih dalam tentang chatGPT for copywriting, transform your copywriting dengan menyebutkan bahwa ChatGPT sangat berguna bagi orang muda.
”ChatGPT merupakan pintu masuk untuk memahami dunia AI, di Indonesia chatGPT tidak jauh berbeda dengan perkembangan yang ada di dunia bahkan berguna untuk anak-anak muda sekarang ini.” Ujar Edwin.
“Kita perlu ikutan mempelajarinya dan memahaminya juga menguasainya, karena teknologi itu tidak akan terbendung. Jadi kita memang musti ikutan belajar memanfaatkannya pada dasarnya. Lalu untuk anak-anak muda ini kesempatannya yang paling tepat untuk memulai mencoba menguasai AI tersebut,” Lanjutnya
Pada sesi tanya jawab, Diki Pratama peserta dari Universitas Negeri Jakarta diminta mempraktekan Chat GPT dengan mengetik headline copywriting produk bolu jahe, kemudian ChatGPT memberikan jawaban Rasa Hangat dan Aromatik, Jahe Kami Hadir Untuk Menghangatkan Jiwa Anda.
Edwin melanjutkan, bila dirasa kurang pas, ChatGptT memberikan berbagai alternatif, dan banyak jawaban. Tinggal kita menentukan yang paling cocok dan pas untuk produk kita.
“AI merupakan tools sebagai alat bantu untuk memudahkan pengguna dalam mencari informasi. Regulasi berperan penting untuk menggerakan regulator dalam memahami cara bekerja dari ChatGPT. Dengan kemudahan yang diberikan tentu memberikan efek negatif bagi pengguna, langkah ini bisa diatasi jika pengguna menguasai dan bisa mengontrol diri sendiri dalam penggunaan AI tersebut.” Tutup Bang Win.
Baca Juga: Kerusuhan di Perancis Diperkirakan Bikin Rugi Rp16 Triliun, Nike Hingga Apple Jadi Korban
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim