SUARA BANDUNG - Australia merupakan Negara terbesar di Oseania dan terbesar keenam di Dunia.
Terbaru, Negara Australia berencana akan membasmi kucing liar.
Pembasimian kucing liar tersebut, berencana dengan menggunakan racun.
Karena menurut Pemerintah Australia, kucing liar disana merupakan hama.
Alasan Pemerintah Australia dengan mengeluarkan kebijakan membasmi kucing liar itu, supaya hewan spesies asli negaranya tetap terpelihara.
Pembasmian kucing liar di Australia itu di anggap hama karena kepunahan 24 hewan spesies asli Negara tersebut.
Bahkan, kucing liar di Australia dianggap dapat mengancam 100 species hewan lainnya di Negara tersebut.
Dilansir dari akun Instagram @folkative dengan caption, "Australia berencana basmi kucing liar dengan racun, karena dianggap hama," dikutip, Selasa (11/7/2023).
Unggahan tersebut disukai lebih dari 263.113 dan komentar netizen 17.784.
Baca Juga: Usai Periksa Ahli dan Bukti di Labfor, Panji Gumilang Ditetapkan Jadi Tersangka oleh Bareskrim?
Dari unggahan tersebut terdapat respon netizen yang cukup menyayangkan kebijakan yang akan diluncurkan pemerintah Australia.
"Nanti kucingny abis makah wabah tikus yang dateng," ucap @arya.yusfa.
"Kaum LGBT di dukung penuh, kaum kucing di musnahkan, bukan maen," ucap @https.npr.
"Nabi pasti marah hewan kesayangannya di perlakukan seperti itu," ucap @syfafhr. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Maut di Gudang Kayu Ngawi: Nestapa Suami Sembunyikan Istri dari Amukan Anak Kandung
-
Prabowo Minta TNI Beri Sesuatu yang Spesial untuk Masyarakat di Bulan Kemerdekaan
-
Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?
-
Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?
-
Pindah Agensi Baru, The Boyz Siap Lanjutkan Aktivitas Grup dengan 9 Member
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Hadiah Rp15 M Menanti, Timnas Indonesia Siap Turunkan Skuat Terbaik
-
IHSG Berakhir Terkoreksi Tapi Masih di Level 6.300, DSSA Melesat Lagi
-
Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih
-
Disorot Dedi Mulyadi, Ini 7 Efek Mengerikan Tramadol yang Bisa Mengancam Nyawa
-
Sengketa Tanah PN Kota Bogor Memanas, Tergugat Beberkan Bukti Jual Beli 1992-1994