SUARA BANDUNG - Pakar Transportasi ungkap dugaan penyebab kecelakaan tunggal Rendy Kjaernett dan Lady Nayoan di Tol Jatibening Bekasi, ruas Cikampek KM 6.
Menurut pengamatan Pakar Transportasi, Deddy Herlambang mengatakan bahwa kasus kecelakaan mobil hingga terguling beberapa kali seperti yang dialami Rendy Kjaernett dan Lady Nayoan termasuk kecelakaan fatal.
Secara akademik, sebagai Pakar Transportasi, Deddy Herlambang menyebut jika ada empat faktor penyebab yang bisa saja mempengaruhi kecelakan seperti yang menimoa Lady Nayoan dan Rendy Kjaernett.
"Kalau secara akademik, kecelakaan fatalitas sampai mobil berguling-guling gitu ada empat faktor. kelelahan, kedua overspeed, di atas kecepatan normal, lalu yang ketiga jalannya tidak normal atau berjalan zigzag. Atau ini masalah kriminal, mereka berjalan ugal-ugalan," sebut Deddy Herlambang, di kanal YouTube Intens Investigasi, Kamis (3/8/2023).
Sementara itu, kondisi mobil Rendy Kjaernett dan Lady Nayoan rusak parah dan terlihat hancur di bagian kap mesin depan, bumper depan, kaca depan, ban mobil depan hampir lepas, spion hingga roda belakang pun lepas.
"Kalau saya lihat kondisi mobilnya, itu nyetirnya kenceng. Saya pikir kalau bener drivernya, itu nggak mungkin terjadi seperti itu," kata Deddy.
Namun Rendy menepis jika dirinya menyetir dengan kecepatan tinggi dan berlaku ugal-ugalan.
"Ngebut enggak, ya kecepatan normal di jalur kanan. Dan itu kita juga nggak buru-buru ke mana-mana, juga kalaupun ngebut nggak ada. Malah kayaknya 90 kali (kecepatan)," tepis Rendy. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
6 Cara Mengamankan Akun Instagram agar Tidak Diretas seperti Ahmad Dhani
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan