SUARA BANDUNG - Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir dikatakan memberikan tawaran khusus untuk pemain keturuan yang bernama Gabriel Han Willhoft-King, jika pemuda tersebut sungguh-sungguh ingin bergabung dengan Timnas U-17.
Tak tanggung-tanggung, Erick Thohir menyebut jika Gabriel Han Willhoft-King bisa langsung dinaturalisasi oleh PSSI tanpa proses yang berkepanjangan, apabila gabung dengan Timnas U-17 berbekal tekad yang kuat.
Tawaran Ketum PSSI Erick Thohir terhadap Gabriel Han Willhoft-King tersebut dikatakan oleh Bung Ropan, melalui kanal YouTube-nya saat menginformasikan tentang kondisi Timnas U-17 saat ini.
"Kalau Gabriel Han Willhoft-King ini mau bermain untuk Timnas U-17 dan ikut di Piala Dunia pada bulan November sampai Desember mendatang.'Ya silakan datang ke Indonesia', Erick memanggil.'Ayo ke Indonesia, kalau cinta Indonesia. Demi Merah Putih, Anda saya persilakan ke Indonesia'," kata Bung Ropan, Jumat (4/8/2023).
Jaminan alias tawaran yang diberikan oleh Erick kepada pemain Tottenham Hotspur ini merupakan bentuk dukungan yang serius dari PSSI dalam membentuk timnas untuk Piala Dunia U-17 2023.
Mengingat, Gabriel Han yang awalnya digadang-gadang akan mengisi kuota salah satu pemain keturunan untuk Timnas U-17, gagal datang karena tidak memiliki paspor Indonesia.
"Karena Gabriel Han ini kalau tak memiliki paspor, pasti dia harus mengalami proses naturalisasi. Banyak yang menganggap proses ini akan lama. Karena kan kalau berkaca dari sebelumnya, Jordi Amat dan lainnya ini terlalu panjang prosesnya," katanya.
Akan tetapi, jika melihat kondisi tenggat waktu pagelaran akbar Piala Dunia U-17 tinggal sebentar lagi, maka PSSI menjamin proses tersebut akan lebih cepat.
"Asalkan dari anaknya yang punya tekad, punya ketulusan untuk bermain di Indonesia," tambahnya. (*)
Baca Juga: Ikut Menjajal LRT Bersama Jokowi, Ridwan Kamil Ditagih Transportasi Umum di Bandung oleh Netizen
Berita Terkait
-
PSSI Umumkan 10 Pelanggaran Pemain, Pelatih, hingga Klub yang Harus Disanksi, Warganet: Makin ke Sini Makin ke Sana
-
PSSI Rilis Hasil Sidang Komite Disiplin, Persib Dapat Sanksi Gara-Gara Suporter
-
PSSI Pakai Metode Lawas dalam Seleksi Timnas Indonesia U-17, Bung Towel: Hanya Ingin Membentuk Citra, Gimmick!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026