SUARA BANDUNG - Tanggapan Erick Thohir terkait Ramadhan Sananta yang tak dilepas Persis Solo untuk Asian Games 2022, berbuntut kontroversi.
Pasalnya, Erick Thohir menyebut jika tak diizinkannya Ramadhan Sananta berpartisipasi dalam Asian Games oleh klubnya, karena tak termasuk agenda FIFA.
Pernyataan Erick Thohir inilah yang membuat warganet lantas menilai tebang pilih atas tanggapan Ketum PSSI saat Ramadhan Sananta tak dilepas klub, dibadingkan dengan beberapa klub lain yang tak melepas pemain untuk Timnas di ajang lain, kemaren.
Diketahui bersama, Erick Thohir sempat beberapa kali mengingatkan klub yang tak melepas pemainnya untuk Timnas, terutama ketika Piala AFF beberapa waktu lalu.
Di sana Erick Thohir selaku Ketum PSSI sampai dikabarkan tak akan membantu pembangunan stadion klub hingga tak akan memanggil pemain yang bersangkutan untuk agenda Timnas Indonesia, kepada para pemain yang enggan dipanggil timnas.
"Tebang pilih gini ayah," kata warganet melalui akun X/Twitter @we****, mengomentari kabar dari pernyataan Erick Thohir tersebut.
"Masih diajak ga ntr main lawan Portugal??," sindir @strug*****
"lololo beda perlakuan??," tulis @isa*****
"Beda perlakuan ya," kata @pluvio*****.(*)
Baca Juga: Bahas soal 'Dicolok', Dewi Perssik Ungkap Tabiat Rully Ngebet untuk Menikah
Berita Terkait
-
Starting XI Timnas Indonesia U-24 vs China Taipei di Asian Games 2022 Hari Ini
-
Pernah Kalah 9-0 dari Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri soal Hadapi Chinese Taipei: Tidak Boleh Terlalu Percaya Diri
-
Timnas Indonesia U-24 Dimanja Fasilitas Mewah, Indra Sjafri Blak-blakan: Asian Games 2022 China Terbaik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026